Pilkada Pangkalpinang 2025
Profil Prof Udin, Calon Wali Kota Pangkalpinang Unggul di Pilkada Ulang Sementara
Prof. H. Saparudin, MT., Ph.D. atau yang akrab disapa Prof Udin lahir pada 12 April 1969.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM -- Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 3, Saparudin (Prof Udin) dan Dessy Ayutrisna unggul sementara pada Pilkada ulang Kota Pangkalpinang, Rabu (27/8/2025).
Penyampaian hasil Quick Count sementara disampaikan Direktur Elekta Research Center, Divo Dharma Silalahi, Rabu (27/8/2025) sore.
Dari hasil yang disampaikan oleh Elekta Research Center, Prof Udin dan Dessy unggul sementara dengan 40,03 persen.
Diurutan kedua, terdapat pasangan nomor urut 2 Maulan Aklil-Zeky Zamani yang memperoleh 27 persen suara.
Kemudian, urutan ketiga diisi pasangan nomor urut 4, Basit Cinda-Dede Purnama Alzulami dengan perolehan 26,66 persen.
Sementara posisi terakhir, ada pasangan calon nomor urut 1 Eka Mulya Putra-Radmida Dawam yang memperoleh suara sebesar 5,31 persen.
Direktur Elekta Research Center, Divo Dharma Silalahi mengatakan perolehan suara itu merupakan hasil Real Count hingga pukul 16.30 WIB.
"Dari 314 TPS yang ada di Kota Pangkalpinang, total suara masuk 46.5 persen. Artinya kita punya suara sekitar 51.761 suara," jelasnya.
Meski begitu Divo menegaskan, suara yang masuk itu belum sampai di angka 50 persen keseluruhan suara.
Profil Prof Udin
Prof. H. Saparudin, MT., Ph.D. atau yang akrab disapa Prof Udin lahir pada 12 April 1969.
Ia tercatat sebagai dosen Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dab Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya (Unsri).
Perjalanan panjangnya dimulai dari pendidikan dasar hingga meraih gelar doktor di luar negeri, kemudian berlanjut pada karier akademik yang penuh dedikasi di Unsri.
Prof Udin menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 5 Pangkalpinang pada tahun1981–1984.
Ia kemudian melanjutkan jenjang ke SLTP Negeri 2 Pangkalpinang dan SMA Sriwijaya Pangkalpinang jurusan Ilmu Fisika tahun 1984–1987.
Selepas itu, Prof Udin studi ke Universitas Sriwijaya, tempat ia meraih gelar Sarjana Pendidikan Matematika (B.Ed.) pada tahun 1992.
Keinginannya untuk mendalami bidang teknologi membawanya ke Institut Teknologi Bandung (ITB), di mana ia meraih gelar Magister Teknik Informatika (M.Eng.) dengan fokus pada Image Processing dan Computer Vision di tahun 1997–2000.
Puncak perjalanan akademiknya diraih di Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Pada periode 2006–2012, ia berhasil menuntaskan pendidikan doktoral (Ph.D.) dengan spesialisasi pada bidang Image Processing, Computer Vision, dan Pattern Recognition.
Karier mengajarnya dimulai sejak tahun 1995 sebagai dosen di Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya, Palembang.
Selama 12 tahun, ia berkontribusi dalam membangun fondasi pendidikan matematika dan membimbing mahasiswa dalam dunia akademik.
Pada tahun 2007, Prof Udin bergabung dengan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya.
Hingga kini, ia telah lebih dari 18 tahun mengabdi di fakultas tersebut sebagai dosen sekaligus peneliti.
Keahliannya di bidang pengolahan citra, computer vision, dan kecerdasan buatan menjadikannya salah satu akademisi penting dalam pengembangan riset teknologi di Unsri.
Dengan pengalaman akademik yang luas, Prof Udin telah mencetak banyak lulusan yang kini berkarier di berbagai bidang, baik akademik maupun industri.
Ia juga aktif dalam riset, pengembangan kurikulum, serta inovasi pembelajaran yang berorientasi pada kemajuan teknologi informasi.
Prof Udin siap terima apapun hasilnya
Prof. Udin, bersama keluarganya terlihat kompak saat mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari, Rabu pagi (27/8).
Dengan mengenakan busana batik merah senada, Prof. Udin datang bersama sang istri, Susanti, dan dua anak mereka untuk menggunakan hak pilih dalam Pilkada ulang Pangkalpinang 2025.
Tiba tepat pukul 08.00 WIB menggunakan kendaraan pribadi, Prof. Udin dan keluarga langsung menuju TPS sambil menyapa hangat warga yang tengah menunggu giliran mencoblos.
“Alhamdulillah pagi hari ini saya bersama istri ibu Susanti dan anak saya dua orang pagi ini pukul delapan kami ke TPS Kami sudah melaksanakan hak pilih selaku warga negara Republik Indonesia dan warga Pangkal Pinang Pilkada ulang pada tahun 2025 ini,” ujar Prof.
Udin usai mencoblos kepada Bangkapos.com, Rabu (27/8/2025).
Dalam kesempatan ini Prof. Udin mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan tidak melewatkan momentum penting ini.
Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan arah masa depan kota.
“Kami mengajak warga semua hari ini datang ke TPS menyalurkan hak suara Pada Pilkada ulang Pangkalpinang tahun 2025. Jangan lupak Seperadik,” ujarnya sambil tersenyum, menggunakan sapaan khas Melayu Bangka yang mencerminkan kedekatan dengan masyarakat.
Prof. Udin juga menegaskan bahwa dirinya siap menerima apapun hasil pemilihan.
Ia mengaku telah berjuang secara maksimal bersama tim dan keluarga, dan kini menyerahkan sepenuhnya hasil akhir kepada masyarakat serta kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
“Sebagai salah satu pasangan calon, kami dalam Pilkada ini telah berusaha dan berjuang mengambil hati masyarakat untuk memilih kami, tentu saja berharap bisa meraih kemenangan di Pilkada ulang Kota Pangkalpinang dan membawa Kota Pangkalpinang ini lebih baik,” ucap Udin.
“Dan kami menyerahkan diri kepada Allah SWT, mudah-mudahan mendapatkan ridho untuk jadi pemenang walikota. Jika tidak terpilih lagi, siap menjadi warga biasa,” tambahnya.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit/Sela Agustika)
Hasil Quick Count Suara Udin-Dessy Tak Terkejar, Areng Permana: Pangkalpinang Punya Pemimpin Baru |
![]() |
---|
Profil Profesor Udin Calon Wali Kota Pangkalpinang Peraih Suara Terbanyak Versi Quick Count |
![]() |
---|
Unggul Sementara di Pilkada Ulang, Udin-Dessy Siap Emban Amanah Warga Pangkalpinang |
![]() |
---|
Basit Cinda Ucap Selamat kepada Saparudin dan Dessy Ayutrisna |
![]() |
---|
Rudianto Tjen Ucap Terima Kasih Atas Kemenangan Udin-Dessy |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.