Selasa, 19 Mei 2026

Koperasi Pusat Logistik Nelayan,Bantuan PT Timah Perkuat Peran Koperasi Nelayan Tanjung Gunung

PT Timah Tbk kembali menyalurkan bantuan bagi kelompok nelayan di Kabupaten Bangka Tengah melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

Tayang:
Editor: M Ismunadi
Dokumentasi PT Timah
PT Timah Serahkan Bantuan kepada Ketua Koperasi Tanjung Gunung Sejahtera Laode Minarto (42). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - PT Timah Tbk kembali menyalurkan bantuan bagi kelompok nelayan di Kabupaten Bangka Tengah melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

Kali ini, bantuan diserahkan kepada Koperasi Tanjung Gunung Sejahtera di Desa Tanjung Gunung untuk memperkuat modal peralatan tangkap.

Ketua koperasi, Laode Minarto (42), menyampaikan bantuan tersebut akan dikelola secara kolektif.

Dana yang diterima akan digunakan untuk membeli jaring, peralatan tangkap kepiting, hingga perlengkapan lain seperti batu timah dan tali.

“Anggota bisa mengambil peralatan lebih dulu, lalu membayarnya belakangan. Sistem bergulir ini meringankan beban nelayan yang sering terkendala modal tunai,” jelas Laode, Kamis (11/9/2025).

Saat ini, dari 35 anggota koperasi, sebanyak 26 orang fokus mencari kepiting, udang, dan ikan di pesisir, sementara sembilan lainnya melaut lebih jauh dengan bubu.

Rata-rata nelayan mendapat 9–10 kilogram kepiting per hari. Dengan harga Rp65 ribu per kilogram, penghasilan kotor sekitar Rp650 ribu, namun biaya operasional 2–3 hari bisa menghabiskan Rp400–500 ribu.

“Artinya, pendapatan bersih hanya tersisa Rp200 ribuan. Karena itu kami sangat bersyukur PT Timah hadir membantu. Kami berharap ke depan ada tambahan dukungan, termasuk mesin tempel,” katanya.

Sementara itu, Widi, penyuluh perikanan yang mendampingi nelayan sejak 2018, menilai bantuan PT Timah sangat penting bagi koperasi.

“Selain sebagai tambahan modal, koperasi ini juga mengelola toko serba ada untuk kebutuhan BBM, alat tangkap, hingga ransum. Bantuan PT Timah semakin memperkuat koperasi sebagai pusat logistik nelayan,” ungkapnya.

Menurut Widi, selain kebutuhan modal, nelayan juga berharap ada perbaikan alur muara yang kerap dangkal.

Ia mengingat kembali kontribusi PT Timah dua tahun lalu yang sempat membantu pengerukan alur sehingga mempermudah akses kapal, tidak hanya untuk nelayan Tanjung Gunung, tetapi juga desa sekitar seperti Air Mesu dan Bukit Kijang.

“Kami mengapresiasi konsistensi PT Timah mendampingi nelayan. Bantuan ini bukti nyata kepedulian perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Harapannya, sinergi ini juga menyentuh aspek infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat pesisir,” pungkasnya. (*/E88)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved