Senin, 18 Mei 2026

Advetorial

IAIN SAS Bangka Belitung Gelar Raker Penyusunan Program Kerja Tahun 2026

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung menggelar Rapat Kerja (Raker) penyusunan anggaran tahun

Tayang:
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Hendra
IAIN SAS Babel
IAIN SAS Babel menggelar Raker penyusunan anggaran tahun 2026, berlangsung selama 2 hari (22 - 25/9/2025) di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung menggelar Rapat Kerja (Raker) penyusunan anggaran tahun 2026 di Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat, pada 22–25 September 2025.

Peserta yang hadir dalam Raker ini meliputi Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Kepala dan Sekretaris Satuan Pengawas Internal (SPI), Dekan dan wakil Dekan serta Direktur dan Wakil, Ketua SETIAKIN Babel. 

Selain itu, hadir pula Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kepala Laboratorium, Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian,serta Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) ahli madya.

Acara pembukaan diawali dengan laporan Ketua Panitia sekaligus Kepala Biro AUAK, H. Yayat Supriyadi, M.Si., menyampaikan, pertama  yang harus kita ketahui semua, bahwa beberapa waktu yang lalu telah dilakukan relaksasi anggaran, dimana blokir anggaran tahun 2025 sudah bisa dilaksanakan. 

Sampai saat ini realiasi kita baru 59 persen, kita urutan no. 56 di antara satker yang ada di bawah kemenag, dan masih ada waktu dua bulan untuk segera merealisasikan anggaran kita sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku, jangan melabrak regulasi, ujar Yayat.

Ia menambahkan, kehadiran di rapat ini, untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan anggaran tahun  2026, agar setiap kegiatan sesuai dengan program prioritas kemenag atau Astaprotas, jangan sampai program copy paste, imbuhnya.

Lebih Lanjut, Yayat mengatakan susunlah anggaran berbasis kinerja. Kita juga mengoptimalkan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan dana lainnya. Perkuat koordinasi lintas sektoral. Atas nama panitia kami ucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu yang hadir dalam kegiatan ini dan bisa menyusun program kerja dengan lebih baik lagi, sesuai dengan visi dan misi IAIN SAS Babel dan untuk memajukan kampus kita bersama.

Sementara Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.S.I secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa kegiatan rapat kerja ini menjadi rutinitas suatu satuan kerja (satker). Jika rencana tidak dirancang dengan baik, maka rubah rencana kerja tersebut, bukan rubah tujuannya. 

Pada tahun 2025 ini, saya mengucapkan terima kasih kepada tim prodi dan APT dalam menjalankan proses akreditasi. Melalui raker ini, mari kita sama-sama bermimpi, karena mimpi itu gratis, untuk membangun kampus secara bersama-sama. Kita sudah punya SDM yang kapabel, ada 5 guru besar dan banyak doktor. 

Kita punya ruang dan kesempatan merubah dari IAIN ke UIN, lahan sudah cukup, hanya saja jumlah dan standar akreditas prodinya masih kurang untuk menjadi UIN. Tahun depan, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam akan mengembangkan fakultas menjadi dua fakultas. 

Demikian juga fakultas yang lain, silahkan melakukan transformasi. Untuk menjadi UIN, minimal ada 4 fakultas. SDM kita sudah cukup mumpuni untuk bertransformasi menjadi UIN, ujar Irawan.

Selain itu sebagai implementasi amanat Kemenag, agar PTKIN bisa menerapakan kurikulum cinta dan ekologi. Yang terpenting lagi adalah kita perlu terus meningkatkan jumlah mahasiswa. Apa lagi mahasiswa kita merupakan gen-z yang tidak mau neko-neko dan mengawang-awang. Dosen harus menyesuaikan kurikulum dengan kondisi Gen Z, tutup Rektor.

Raker ini menghadirkan narasumber Ketua Tim penyusun Renstra dan Perjanjian Kinerja di Biro Perencanaan dan Penganggaran Sekjen Kemenag RI Agus Hamdani, S.Ag., M.H yang menjelaskan materi tentang RENSTRA Kemenag RI 2025-2029.(*/E1)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved