Jumat, 10 April 2026

Pj Sekda Babel Buka Rakor TPID Jelang HBKN, Inflasi dan Stok Pangan Terkendali

Jelang HBKN dan Nataru, inflasi di Bangka Belitung disebut masih terkendali meski nelayan Belitung Timur terdampak cuaca ekstrem. ...

|
Istimewa/ Biro Adpim Babel
Pj Sekda Babel Fery Afriyanto 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) resmi membuka Rapat Koordinasi High Level Marketing Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional ( HKBN ) di Novotel Bangka Hotel and Convention Centre, Kamis (4/12/2025). 

Dalam kegiatan tersebut, Fery Afriyanto hadir mewakili Gubernur Hidayat Arsani. Ia menyatakan sebagai daerah kepulauan, Babel kerap menghadapi tantangan, yakni ketergantungan pada pasokan pangan yang berasal dari luar daerah.

“Secara keseluruhan inflasi di Babel masih terkendali. Namun, ada beberapa kabupaten yang masih tinggi tapi sudah di antisipasi melalui TPID masing-masing kabupaten,” jelasnya.

Pj Sekda menambahkan, pemicu inflasi di Kabupaten Beltim disebabkan pengaruh cuaca ekstrem di laut sehingga aktivitas nelayan masih terkendala. Harapannya, kondisi cuaca segera membaik sehingga nelayan bisa kembali beraktivitas.

Pada kegiatan ini juga, dilakukan paparan dari Sekretariat TPID tiap kabupaten/kota setelah dilakukan berbagai upaya intensif secara berkala mulai dari sidak pasar, gerakan pangan murah, operasi pasar, dan juga monitor stok, ketersediaan bahan pangan pokok dan harga pangan masing-masing daerah menyatakan inflasi masih terkendali dan stok pangan mencukupi menjelang Nataru nanti. 

“Hal-hal yang harus dilakukan adalah cara kita untuk mengendalikan inflasi di kabupaten/kota melalui kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dan sudah optimal,” ujar Pj Sekda Fery.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kerja sama antar daerah juga harus ditingkatkan. Karena jika ada satu daerah yang kurang pasokan, maka akan dapat dikendalikan, sehingga perbedaan inflasi di daerah perbatasan tidak terlalu besar. 

“Komitmen dan sinergi bersama seluruh pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Bank Indonesia akan terus diperkuat guna menjaga inflasi tetap stabil dan terkendali,” ungkapnya.

Ia berpesan agar masyarakat lebih bijak beraktivitas dengan tidak menimbun bahan baku. Dan menjelang Nataru, kondisi stok pangan di Babel berdasarkan paparan stakeholder di kabupaten/kota semuanya dalam kondisi aman.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bangka, perwakilan Forkopimda, perwakilan Bupati/Wali Kota, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kep. Babel dan anggota TPID yang juga hadir secara virtual. (*/E1)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved