RS Siloam Bangka Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja, Resmi Kembali Jadi Mitra BPJS Ketenagakerjaan
RS Siloam Bangka dan BPJS Ketenagakerjaan kerja sama dalam pelayanan kecelakaan kerja, Selasa (10/2/2026)
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit (RS) Siloam Bangka kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi para pekerja di Bangka Belitung. Hal ini ditandai dengan dilanjutkannya kerja sama antara RS Siloam Bangka dan BPJS Ketenagakerjaan dalam pelayanan kecelakaan kerja.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di ruang pertemuan BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (10/2/2026), sekaligus menandai RS Siloam Bangka sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Direktur Siloam Hospitals Bangka, drg.Goei Sian Tjoe,MM mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis Siloam dalam menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, profesional dan menyeluruh bagi para pekerja, baik formal maupun informal.
Menurutnya, kerja sama ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat pekerja, khususnya mereka yang memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan kerja.
"Kami membantu masyarakat yang bekerja dan membutuhkan layanan kesehatan. Banyak kasus kecelakaan kerja yang kami tangani, baik kecelakaan di tempat kerja maupun kecelakaan di perjalanan, misalnya pekerja yang pulang kerja malam lalu tertabrak, terpeleset atau mengalami cedera lainnya," jelas drg.Goei Sian Tjoe,MM kepada Bangkapos.com, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, pekerja di sektor perkebunan sawit dan industri juga sangat membutuhkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu kasus yang bisa saja terjadi adalah cedera mata akibat duri sawit.
"Di Siloam kami memiliki dokter mata yang siap siaga 24 jam. Kasus-kasus seperti duri sawit masuk ke mata itu sering terjadi dan membutuhkan penanganan cepat," katanya.
drg.Goei Sian Tjoe,MM juga menyoroti manfaat besar kerja sama ini bagi pekerja sektor informal, seperti pengemudi ojek online yang memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi di jalan raya.
"Kami sangat bersyukur hari ini bisa kembali bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini benar-benar diperlukan oleh para pekerja, termasuk ojek online dan sektor lainnya," tuturnya.
Dengan kembali terjalinnya kerja sama ini, diharapkan perlindungan dan layanan kesehatan bagi pekerja di Bangka Belitung semakin maksimal, khususnya dalam penanganan kecelakaan kerja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat mengatakan penambahan fasilitas layanan ini merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan optimal kepada para pekerja.
"BPJS Ketenagakerjaan di Bangka Belitung terus menambah jumlah pusat layanan kecelakaan kerja. Kami menyambut baik kerja sama dengan Rumah Sakit Siloam, sehingga kedepan apabila terjadi musibah kecelakaan kerja, baik itu dialami oleh ojek online, petani, nelayan maupun pekerja lain yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dapat memperoleh pelayanan yang optimal," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat
Ia menegaskan dengan kerja sama tersebut, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja kini sudah dapat langsung mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Siloam Bangka.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat juga menjelaskan ruang lingkup kecelakaan kerja yang ditanggung BPJS Ketenagakerjaan sangat luas.
Tidak hanya kecelakaan yang terjadi di lokasi kerja, tetapi juga mencakup perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja, aktivitas dinas luar hingga perjalanan pulang kembali ke rumah.
"Sejak membuka pintu rumah untuk berangkat bekerja di perjalanan, di tempat kerja, saat dinas luar sampai perjalanan pulang. Itu semua termasuk dalam kategori kecelakaan kerja dan dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya. (*/E0)
| Kunjungi Tempat Latihan Atlet, Ketua Umum KONI Apresiasi Pembinaan Atlet di Provinsi Bangka Belitung |
|
|---|
| Dukung Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi, PLN Babel Gelar Forum Bisnis dan Energi 2026 |
|
|---|
| Bawaslu Bangka Tengah Perkuat Pengawasan Partisipatif di Masa Non-Tahapan Menuju Pemilu 2029 |
|
|---|
| Bangka Tengah Siapkan Sejumlah Venue untuk Pelaksanaan MTQH Provinsi 2026 |
|
|---|
| DPUTRP Bateng Fokus Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Jalan untuk Perkuat Konektivitas Antar Wilayah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260210-RS-Siloam-Bangka-dan-BPJS-Ketenagakerjaan.jpg)