PPDB SMKN 1 Sungailiat Gunakan Tiga Jalur
Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) Tahun Ajaran 2018/2018 SMKN 1 Sungailiat menggunakan tiga jalur.
Penulis: edwardi | Editor: M Zulkodri
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) Tahun Ajaran 2018/2018 SMKN 1 Sungailiat menggunakan tiga jalur.
Hal ini diungkapkan Sekretaris PPDB SMKN 1 Sungailiat, Ifon Afriani kepada Bangkapos.com, Senin (2/72018).
Dijelaskannya, yang pertama melalui jalur KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) .
*Kedua melalui jalur reguler atau NEM (hasil Ujian Nasional) dan ketiga melalui jalur bakat dan prestasi, baik olahraga maupun seni.," ujarnya.
Ditambahkannya, untuk jalur reguler atau NEM tidak menggunakan tes, namun menggunakan perangkingan, jadi siapa yang nilainya paling tinggi berada diatasnya sesuai rangkingnya, nanti berapa nilai paling bawah yang bisa masuk lalu dihentikan sesuai kuotanya.
"Jadi siswa pendaftar yang tidak masuk dalam perangkingan berarti tidak diterima," jelasnya.
Ditambahkannya untuk jalur KIP dan SKTM ini merupakan program Presiden RI Jokow., sehingga pihak sekolah harus menerimanya.
"Seperti tadi ada siswa yang membawa kartu KIP dari Presiden Jokowi asal dari Flores bisa kita terima sekolah disini," jelasnya.
Dilanjutkannya, namun bila menggunakan SKTM bila menggunakan SKTM yang bukan dari kelurahan/desa dari Kabupaten Bangka ditolak.
"Tadi ada yang menggunakan SKTM yang dikeluarkan kelurahan di Pangkalpinang kita tolak, jadi SKTM yang diterima itu untuk zonasi Kabupaten Bangka saja," ujarnya.
Dilanjutkannya untuk kuota jalur KIP dan SKTM sekitar 20 persen dari jumlah kuota siswa yang diterima, yakni 344 siswa. Sedangkan untuk jalur prestasi olahraga dan seni kuotanya sekitar 20-30 persen. Sedangkan sisanya merupakan jalur reguler.
"Bila peserta jalur SKTM ini banyak atau melebihi kuota maka akan dilakukan perangkingan berdasarkan NEM dan zonasi," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/proses-pendaftaran-peserta-didik-baru_20180702_142108.jpg)