Tanaman Apotik Keluarga Andalan Kecamatan Gerunggang
Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang memiliki banyak potensi, baik yang telah ada ataupun sedang diusahakan oleh masyarakatnya
Penulis: iklan bangkapos | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM--KECAMATAN Gerunggang, Kota Pangkalpinang memiliki banyak potensi, baik yang telah ada ataupun sedang diusahakan oleh masyarakatnya, seperti sektor perdagangan hingga pertanian dan perkebunan.
Camat Gerunggang, Khotaman Barkah menyebutkan salah satu potensi yang ada adalah Tanaman Obat Keluarga (Toga).
Melalui PKK ada beberapa titik toga di kelurahan di wilayah Kecamatan Gerunggang yang saat ini telah dikembangkan dan berhasil memperoleh prestasi yang membanggakan.
Prestasi yang diraih di antaranya oleh Kelurahan Bukit Sari. Melalui Kelompok Beluntas, Kelurahan Bukit Sari meraih juara pertama lomba PKK tingkat Kota Pangkalpinang dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam pemanfaatan toga dan akupresur.
“Alhamdulillah, ibu-ibu ini bersemangat, mereka memanfaatkan lahan yang kosong dengan tanaman-tanaman obat yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan. Dan dari situ juga mereka mengolah hasil tanaman tersebut hingga bisa dimanfaatkan dalam waktu lama dengan kemasan menarik,” ungkap Barkah.
Barkah menilai wilayahnya sangat potensial untuk ditanami tumbuh-tumbuhan, seperti tanaman obat, sayur mayur dan lain sebagainya.
Dia pun rajin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah, misalnya pekarangan atau lahan kosong yang belum berfungsi.
“Ke depan kami ingin Gerunggang ini menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain dalam pemanfaatan tanaman, seperti tanaman toga ini. Tanaman toga yang telah ada bisa juga menjadi tempat wisata dan pengetahuan bagi masyarakat,” ungkap Barkah.
Ia mengakui pengembangan ini tidaklah mudah. “Kita pelan-pelan yang penting pasti, apalagi program Wali Kota menjadikan Kota Pangkalpinang Kota Beribu Senyum, dan kami siap mendukungnya, tentunya dengan potensi dan kemampuan yang dimiliki,” tambah Barkah.
Barkah menghimbau agar masyarakat menjaga lingkungan di wilayahnya, terutama daerah yang menjadi dampak banjir.
Sebagaimana telah dilakukan pertemuan beberapa waktu lalu membahas masalah banjir di wilayah Kota Pangkalpinang, dengan di hadiri Walikota Pangkalpinang, Maulana Aklil, di Kelurahan Bukit Sari.
Dalam pertemuan tersebut untuk menangani banjir Pemerintah kota Pangkalpinang membagi dalam tiga skema yakni sebelum kejadian, sewaktu dan sesudahnya.
“ Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen), mengatakan, dalam waktu dekat akan melakukan penggalian atau pengerukan kawasan yang mengalami sedimentasi.
Kemudian memperbaiki talud-talud yang telah lama tidak dibenahi, membuat biopori sebagai resapan air dan gotong royong membersihkan sampah terutama yang menyumbat saluran air,” jelas Barkah
Sementara Lurah Bukit Sari, Imam Firdaus menerangkan, Kelompok Beluntas yang dibina PKK yang menanam tanaman toga di wilayahnya terbentuk sejak Tahun 2018 lalu.
Saat ini tanaman yang hidup di lahan sekitar 5x5 meter persegi ini tumbuh 160 jenis tanaman, seperti jahe, kunyit, jeruk, serai dan sebagainya.
“Suka dukanya banyak. Mulai merintis tanaman toga ini, sampai akhirnya bisa seperti sekarang tumbuh subur,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tanaman-apotik-keluarga-andalan-kecamatan-gerunggang.jpg)