ADVERTORIAL
Akupunktur Tanam Benang Gunakan Teknologi Terbaru
Dengan berkembangnya teknologi saat ini, akupunktur juga tidak ketinggalan untuk menggunakan perkembangan teknologi dalam hal melakukan terapi.
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, -- Dengan berkembangnya teknologi saat ini, akupunktur juga tidak ketinggalan untuk menggunakan perkembangan teknologi dalam hal melakukan terapi.
Salah satu yang cukup banyak berkembang saat ini adalah akupunktur tanam benang.
Akupunktur tanam benang ini berkembang karena adanya jenis benang yang dapat diserap tubuh dan juga dapat dipergunakan untuk merangsang titik akupunktur.
Dahulu jenis benang yang digunakan adalah jenis benang catgut (salah satu jenis benang yang digunakan dalam operasi), akan tetapi jenis benang ini akan diserap tubuh dalam waktu sekitar 2 minggu.
Sehingga efektifitas perangsangan titik akupunktur dengan menggunakan benang catgut ini hanya sekitar 2 minggu saja.
Pada saat ini ada jenis benang lain yang digunakan yaitu benang PDO yang memiliki akan diserap oleh tubuh sekitar 2 – 6 bulan.
Sehingga efektifitas perangsangan titik akupunktur dengan menggunakan benang PDO berkisar antara 2 – 6 bulan.
Benang PDO juga dikatakan lebih jarang menimbulkan reaksi alergi dibandingkan dengan benang jenis catgut.
Dengan panjang benang yang cukup bervariasi, maka umumnya benang tersebut dapat dipergunakan untuk merangsang beberapa titik akupunktur yang letaknya berdekatan.
Penggunaan akupunktur tanam benang ini sebenarnya lebih ditujukan untuk orang yang ingin melakukan terapi akupunktur hanya tidak dapat melakukan terapi akupunktur secara rutin / berkala.
Akupunktur tanam benang ini dilakukan dengan memasangkan benang di bawah permukaan kulit pada titik akupunktur, sehingga dapat merangsang titik akupunktur tersebut secara terus menerus.
Saat ini akupunktur tanam benang sering dipergunakan dalam membantu dalam mengontrol serangan asma, mengurangi nyeri pinggang, mengurangi nyeri lutut, mengurangi kekambuhan asam lambung.
Dan saat ini akupunktur tanam benang juga digunakan dalam membantu menurunkan berat badan dan merampingkan tubuh.
Efek samping dari tindakan akupunktur tanam benang ini juga cukup minimal, keluhan yang mungkin dapat muncul dapat berupa rasa sakit pada tempat pemasangan benang ataupun munculnya reaksi alergi atau penolakan dari tubuh (akan tetapi hal ini jarang sekali terjadi karena saat ini jenis benang yang digunakan adalah jenis benang PDO). (Advertorial)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/afdadxcade.jpg)