Militer dan Kepolisian
Pilot Tempur Terbaik Ukraina Kolonel Oleksandr Tewas, Pesawatnya Hancur Dihajar S-400 Rusia
Kolonel Ole dikatakan ditembak jatuh dari atas udara Kiev oleh Sistem Rudal Pertahanan Udara S-400 Triumph Rusia
BANGKAPOS.COM-Pilot Pesawat tempur terbaik Ukraina, Kolonel Oleksandr Oksanchenko, dilaporkan tewas setelah pesawatnya disengat rudal milik Rusia.
Tewasnya sang Kolonel tentu merupakan kehilangan yang sangat menyedihkan bagi pihak Ukraina.
Laporan media Sofrep menyebut bahwa pesawat yang di pilot Kolonel Ole terkena serangan rudal yang diluncurkan dari darat.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky secara anumerta menganugerahi prajurit itu dengan gelar Pahlawan Ukraina.
Kolonel Ole dikatakan ditembak jatuh dari atas udara Kiev oleh Sistem Rudal Pertahanan Udara S-400 Triumph Rusia.
Baca juga: Momok Bagi Jet Tempur, Hanya Gara-gara Hal Sepele, Sistem Rudal Rusia Ini Terbakar dan Hancur Total
Sampai saat ini, tidak ada informasi tentang jenis pesawat apa yang ia terbangkan saat itu, tetapi dapat diduga bahwa itu adalah pesawat yang paling dia kenal Sukhoi Su-27P1M Flanker.
“Belasungkawa yang tulus kepada semua orang yang kehilangan kerabat dan teman dalam perang ini. Kenangan abadi bagi mereka yang meninggal,”
“Kemuliaan abadi bagi semua orang yang membela kebebasan kita! Sebelum berbicara kepada Anda, saya menandatangani dekrit untuk memberikan gelar Pahlawan Ukraina kepada 12] pembela kami, ” kata Zelensky dalam pesan video.
Kolonel Ole mendapatkan ketenaran di internasional sebagai pilot Sukhoi Su-27 Flanker dari tahun 2013 hingga 2018 dengan Brigade Penerbangan Taktis Pengawal 831 Ukraina yang terletak dari Pangkalan Udara Myrhorod yang terletak di Poltava Oblast.
Baca juga: Bikin Barat Bingung, Rusia Ternyata Belum Kerahkan Kekuatan Udara Besar-besaran Serang Ukraina
Menurut halaman Facebook resmi Brigade Penerbangan Taktis Pengawal 831, pilot pesawat tempur legendaris itu telah berpartisipasi dalam berbagai pertunjukan udara Eropa seperti Czech International Air Fest, Royal International Air Tattoo, dan Slovak International Air Fest (SIAF).
Dia menerima As The Crow Flies Trophy untuk demonstrasi terbang terbaik secara keseluruhan selama Royal International Air Tattoo 2017, di mana dia menerbangkan Sukhoi Su-27P1M.
Menurut situs resmi mereka, Kolonel Ole adalah Flanker Ukraina pertama yang ambil bagian dalam RIAT dalam 18 tahun.
Kolonel Ole, yang sudah pensiun dari dinas aktif, bergabung sebagai pasukan cadangan Ukraina pada 2018.
Dia juga dikatakan menjadi sukarelawan sebagai pelatih Tim Tampilan Solo Flanker Ukraina untuk musim pertunjukan 2019.
Baca juga: Duet Maut Mematikan dan Sulit Ditangkal, Rusia Gabungkan Sukhoi Su-57 dengan Drone Serang Okhotnik
Setelah mengetahui invasi Rusia pada awal Februari, dia keluar dari masa pensiunnya dan masuk untuk Angkatan Udara Ukraina sehingga dia bisa membela negaranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sistem-pertahanan-anti-serangan-udara-bikinan-rusia-s-400-oke.jpg)