Jangan Berani-berani Sentuh Bangkai Unta di Gurun, Hal Ini yang Akan Terjadi
Seiring berjalannya waktu, tekanan internal meningkat. bangkai unta semakin membesar dan siap mengeluarkan senjatanya jika disentuh.
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM - Unta adalah hewan padang pasir dengan perawakan tinggi, kepala kecil dan leher panjang.
Hewan yang satu ini dikatakan tahan terhadap rasa lapar dan haus.
Kemampuan terbesarnya adalah tidak pernah tersesat, dan dia pandai "mengendus" sumber air beberapa kilometer jauhnya di padang pasir yang luas.
Selama ribuan tahun, unta telah menjadi hewan yang sangat diperlukan dalam sejarah transportasi manusia.
Unta merupakan "alat transportasi" yang penting di padang pasir.
Karena perburuan dan pembunuhan manusia yang tidak pandang bulu, dromedari liar saat ini berada di ambang kepunahan, dan jumlah unta baktria liar menjadi langka.
Melansir daydaynews, vitalitas unta sangat ulet, bahkan jika tidak makan atau minum selama beberapa hari, itu tidak akan mengancam jiwa.
Dengan tidak adanya air, unta masih bisa bertahan hidup selama dua minggu, dan tanpa makanan, unta dapat terus bertahan hidup selama sebulan.
Hal ini terutama karena unta dapat minum banyak air dan menyimpannya.
Mereka dapat minum 100L air dalam satu tarikan napas dan kembali ke berat badan normal sebelumnya dalam beberapa menit.
Banyak orang salah mengira bahwa punuh tinggi unta penuh dengan air.
Faktanya, punuk unta tidak menyimpan air, tetapi kaya akan jaringan lemak.
Baca juga: Calon Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan Usai Pergoki Hoby Menjijikkan Calon Suaminya di Laptop
Baca juga: Pria Asal Jember Ini Buat Heboh Satu Dusun dan Rumah Sakit,Dalam Perutnya Ditemukan Gelas Kaca
Baca juga: SATU Minggu Mau Dilantik, Calon Prajurit TNI Malah Dipecat, Gara-gara Ibunya Menikah dengan Pria Ini
Di gurun yang keras, itulah alasan mengapa unta bisa tidak makan selama beberapa hari adalah karena lemak di punuknya mempertahankan fungsi tubuhnya.
Seekor unta dewasa dapat membawa ratusan kilogram barang dan dapat berjalan puluhan kilometer sehari.
Unta jinak disebut "kapal di padang pasir".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220409-bangkai-unta.jpg)