Jumat, 10 April 2026

20 Sapi di Bangka Tengah Sempat Terserang LSD, 1.200 Sapi Sudah Vaksinasi DPKP

Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sempat menyerang 20 sapi. 

Penulis: Nurhayati CC | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Sapi-sapi yang ada di salah satu peternakan di Kecamatan Koba, Bangka Tengah. 

BANGKAPOS. LCOM, BANGKA -- Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sempat menyerang 20 sapi. 

Untuk mencegah meluasnya penyakit ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Tengah telah melakukan vaksinasi LSD.

"Dulu pernah, sudah lama, kini sudah sembuh jadi antisipasi kita dengan vaksinasi ini," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Tengah, Dian Akbarini, Minggu (22/10/2023).

Pada  pertengahan bulan Oktober 2023 ini, sudah ada sekitar 1.200 ekor sapi yang dilakukan vaksin gratis LSD. 

"Stok kan ready di provinsi, kalau ada yang akan kita vaksin nanti kita ambil sesuai kebutuhan kita," ungkap Dian. 

Dari total populasi hewan ternak di Bangka Tengah sebanyak 6.000 ekor, ditargetkan tersuntik vaksin sebanyak 90 persen.

"Target kita semua hewan disuntik, kalau di pusat diarahkan 90 persen dari populasi kita. Kalau mau vaksin kan banyak hal yang harus dipersiapkan, sapi yang lagi sakit tidak bisa divaksin. Kalau mau disuntik harus dikandang, disiapkan," jelas Dian. 

Diakuinya penyuntikan vaksin LSD pada sapi butuh sumberdaya manusia (SDM) sebanyak tiga orang di lapangan.

"Ada dokter satu yang nyuntik satu yang megang dan satu yang menenangkan sapi. Kalau sapi berkeliaran, sulit menyuntik," kata Dian.

Untuk itu DPKP berharap para peternak ikut adil dalam mencapai target vaksinasi LSD, dengan cara menyiapkan sapi sebelum disuntik.

"Kalau sudah dikandangin peternak, jadi kita harap kerjasama dari peternak juga," harap Dian. 

Apa itu LSD? 

Dikutip dari Balai Besar Veteriner Wates Kementerian Pertanian, lumpy skin disease (LSD) merupakan penyakit kulit infeksius yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease Virus (LSDV).

Virus tersebut merupakan virus bergenetik DNA dari genus Capripoxvirus dan famili Poxviridae. 

LSDV umumnya menyerang hewan sapi dan kerbau.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved