Berita Bangka Barat
Progres Coklit KPU Bangka Barat, Mencapai 98,65 Persen, Tersisa 2.041 Belum Tercoklit
Data tersebut disampaikan KPU Bangka Barat, terkait progres Coklit per 11 Juli 2024 di angka 98,65 persen
Penulis: Riki Pratama | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- KPU Bangka Barat telah melakukan 98,65 persen pencocokan dan penelitian ( Coklit ) data pemilih, terhitung sampai 11 Juli 2024.
Data tersebut disampaikan KPU Bangka Barat, terkait progres Coklit per 11 Juli 2024 di angka 98,65 persen, dengan rekap desa 100 persen e-Coklit.
Sementara dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu ( DP4) yang diturunkan KPU RI sebanyak 151.607 pemilih.
"Dengan data Coklit yang diturunkan sebanyak 151.607 data pemilih, sudah dicoklit 149.566 data pemilih, dengan sisa belum dicoklit 2.041 data pemilih," kata Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Bangka Barat Dwi Aprianto, kepada wartawan, Kamis (11/7/2024).
Sebelumnya KPU Bangka Barat telah 82,60 persen, melakukan pencocokan dan penelitian ( Coklit ), terhitung sampai 5 Juli 2024 dan terus mengalami peningkatkan setiap harinya.
"Progres itu, berdasarkan data dari web aplikasi Coklit KPU yang selalu diupdate oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau Pantarlih," katanya.
Selain itu, Dwi memastikan Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) pada Pilkada 2024 akan bertambah.
Pada Pemilu 2024 Februari lalu jumlahnya di angka 148.424 pemilih.
Maka pada Pilkada November 2024 mendatang jumlahnya diprediksi sekitar 151.000.
"Karena DP4 yang tiba saja itu di angka 151.607 Itu pertambahan pemilih pemula karena untuk DP4 itu turunannya dari Kemendagri ke KPU kemudian ke KPU Kabupaten/Kota," katanya.
Namun bila dibandingkan dengan Pemilu Februari lalu, yang memilih presiden sekaligus anggota legislatif. Pada Pilkada nanti lebih mudah, karena hanya memilih gubernur dan bupati.
"Kali ini tidak akan serumit Pemilu karena ini hanya pemilihan gubernur dan bupati dengan dua jenis surat suara. Kita sudah melakukan mitigasi terkait hal-hal yang menjadi kendala di lapangan atau pun hal-hal yang menjadi konflik di lapangan," jelas Dwi.
Ia mengharapkan, dengan proses pencoklitan ini, bertujuan mengakomodir hak pilih pemilih yang ada di wilayah Bangka Barat sehingga dijamin hak pilihnya di Pilkada mendatang.
Untuk diketahui, Coklit ini merupakan proses tahapan Pilkada serentak 2024.
Dalam proses coklit tersebut Pantarlih mencocokkan data e-KTP dan KK terhadap seluruh anggota keluarga di setiap rumahnya.
| Pemkab Babar Bakal Manfaatkan dan Perbaiki Cagar Budaya Eks Sekolah Chung Hwa Jadi Lokasi Wisata |
|
|---|
| Kronologi Pemilik Ponton Timah Tewas Tersambar Petir di Laut Bakit Bangka Barat |
|
|---|
| Anggota DPRD Bangka Barat Sebut Cagar Budaya Eks Sekolah Tionghoa Chung Hwa Perlu Perhatian Pemda |
|
|---|
| Penambang di Parittiga Tewas Tersambar Petir dan Pentingnya Pendeteksi Dini Temuan Dosen Unmuh Babel |
|
|---|
| Dijual Tiga Kali Lipat, Bos Pupuk Subsidi 10 Ton Asal Sumsel Diburu Polisi, Sopir Sebut Inisial WY |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240711-Dwi-Aprianto.jpg)