Berita Bangka Selatan
DPRD Kabupaten Bangka Selatan Dukung Program Pemda Percepat Pembangunan Sektor Pertanian
Kamarudin bilang legislatif mendukung langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung memastikan siap mendukung upaya pemerintah setempat dalam mengakselerasi sektor pertanian.
Khususnya dalam program percepatan pembangunan infrastruktur sektor sumber daya air. Infrastruktur irigasi yang baik juga berperan penting dalam mengurangi risiko kekeringan.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Kamarudin bilang legislatif mendukung langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur sektor sumber daya air.
Kebijakan tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung program swasembada dan ketahanan pangan di daerah.
Khususnya meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor pertanian.
“Kami sangat mendukung Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (19/6/2025).
Kamarudin mengungkapkan sektor pertanian merupakan posisi strategis dalam mengangkat perekonomian daerah terutama wilayah perdesaan.
Apalagi Kabupaten Bangka Selatan telah ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk program swasembada pangan. Hal ini perlu dimaksimalkan agar target dalam mendukung program pemerintah pusat dapat terealisasi di daerah.
Belum lagi target peningkatan produksi padi pada tahun 2025 sebesar 4,41 persen harus menjadi perhatian. Sehingga diperlukan sinkronisasi pembangunan infrastruktur pertanian melalui dinas teknis yang berkompeten.
Usulan yang disampaikan pemerintah daerah kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) semuanya merupakan keinginan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan.
“Apa yang diusulkan Pemerintah Bangka Selatan kepada BWS Bangka Belitung merupakan usulan dan keinginan masyarakat, khususnya petani,” ujar Kamarudin.
Misalnya program kegiatan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) termasuk program rehabilitasi. Begitu pula dengan peningkatan dan pembangunan jaringan irigasi berbasis peran serta masyarakat petani di empat desa sentra produksi. Yakni di persawahan Desa Rias, Desa Serdang, Desa Pergam dan Desa Batu Betumpang.
Lalu, rehabilitasi dan pembangunan Bendungan Mentukul yang bertujuan meningkatkan pelayanan dan efisiensi penggunaan air irigasi. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan air irigasi dengan tiga kali masa tanam. Selain itu, kegiatan percepatan rehabilitasi jaringan irigasi (SIPURI) yakni pembangunan daerah irigasi Penutuk Timur senilai Rp3.140.864.000, rehabilitasi irigasi Tanjung Sangkar Rp753.782.000 dan rehabilitasi irigasi Kepoh Rp5.367.955.000.
“Kita sangat mendukung langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur pertanian kata Kamarudin diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung ketahanan pangan. DPRD turut menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga apa yang disampaikan tadi bisa terealisasi dan memberikan dampak kepada masyarakat,” tukas Kamarudin. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| 30 Persen Anak di Bangka Selatan Belum Imunisasi, Risiko Penyakit Mengintai |
|
|---|
| Belum Diimunisasi, Tiga Balita Terserang Suspek Campak di Bangka Selatan |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Baru Mencapai Target Imunisasi Dasar 7 sampai 8 Persen |
|
|---|
| Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Bangka Selatan Fokus Kendalikan Inflasi |
|
|---|
| 158 Calon Jemaah Haji Bangka Selatan Lolos Istitaah, Siap Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250513-Kamarudin.jpg)