Tribunners
Buku dari Institusi Pendidikan di Bangka Selatan
Menulislah tentang hal-hal yang dirasa sangat bermanfaat dan menginspirasi kebaikan untuk orang lain
Oleh: Rusmin Sopian - Penulis yang Tinggal di Toboali
"Alhamdulillah Pak. Buku karya guru dan tenaga kependidikan serta pelajar dari SMAN 1 Pulau Besar segera rilis," demikian bunyi pesan percakapan WhatsApp yang dikirimkan penulis buku Bangka Tengah, Meilanto, Jumat (11/7/2025) siang kepada penulis.
Matahari bersinar dengan garangnya. Langit cerah. Secerah hati penulis yang membaca berita bahagia dari Meilanto yang menjadi mentor penulisan buku di SMAN 1 Pulau Besar itu.
Ketiga buku itu adalah Goresan Tinta GTK SMAN 1 Pulau Besar yang merupakan karya para guru dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Pulau Besar. Dua buku lainnya yakni Binar Senja di Rumah Duka dan buku Gadis Bungsu dengan Segala Usahanya yang merupakan kumpulan karya para pelajar SMAN 1 Pulau Besar yang diterbitkan Penerbit SIP Publishing.
Tiga buku karya guru, tenaga kependidikan, dan pelajar dari SMAN 1 Pulau Besar ini menambah daftar panjang karya tulisan dari institusi pendidikan yang berada di Bangka Selatan. Sebelumnya, masih di tahun 2025, dua pelajar SMPN 2 Toboali, Aridho dan Rafael Adytia, melahirkan buku cerita berbahasa daerah yang diterbitkan Penerbit Galuh Patria Jogjakarta.
Komunitas literasi SMAN 1 Toboali tak ketinggalan meluncur buku antologi cerpen "Berani Bermimpi" yang merupakan kumpulan cerpen dari para pelajarnya pada tahun 2025. Kepala SMKN 1 Tukak Sadai, Sutiono, ikut pula melahirkan buku "Hikmah Dibalik Petualang" di penghujung tahun 2024.
Guru Rudiyanto dan Rapi yang mengabdi di Pulau Panjang pun tidak mau ketinggalan. Rudiyanto yang mengabdi di sebuah sekolah dasar di Kecamatan Air Gegas meluncurkan tiga buku tahun 2025 ini. Sementara itu, Rapi mengeluarkan sebuah buku dengan judul Mencetak Generasi Gemilang di Era Digital. Demikian pula dengan para pelajar SMPN 1 Toboali yang meluncurkan buku antologi beberapa waktu lalu.
Catatan diatas menunjukkan kepada kita sebagai warga dan pembaca, buku yang lahir dari rumah pengetahuan di kalangan pelajar dan guru serta tenaga pendidik sungguh berhamburan di Bangka Selatan ini. Tersebar dari rumah pengetahuan yang ada di Negeri Junjung Besaoh ini. Bahkan yang amat spektakuler adalah ketika warga sekolah SMKN 1 Toboali meluncurkan sepuluh buku dengan berbagai genre tulisan, dari fiksi hingga nonfiksi.
Apa yang dihasilkan gerakan literasi dari sekolah, khususnya gerakan menulis dari berbagai elemen sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan dan pelajar, tentunya sebuah harapan besar dalam kebermajuan dunia literasi di Bangka Selatan. Rumah pengetahuan sekolah menjadi pionir bahkan pelopor lahirnya penulis-penulis muda.
Mengutip kalimat istimewa dari sastrawan besar tanah air, Pramoedya Ananta Toer. “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. Berterimakasihlah pada segala yang memberi kehidupan,”
Dengan menulis, nama kita akan dikenang abadi. Sebagaimana dikatakan oleh Imam al-Ghazali. “Kalau kamu bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis!”
Menulislah tentang hal-hal yang dirasa sangat bermanfaat dan menginspirasi kebaikan untuk orang lain sehingga terus membukakan keran aliran pahala bagi kita.
Kita mengenal RA Kartini, Gus Dur, Pramoedya, AA Navis hingga Hamka, bahkan generasinya jauh sebelum kita lewat tulisan-tulisannya yang kaya akan makna dan nilai. Karya-karya mereka tetap dapat dinikmati sampai kapan pun, buah pemikirannya masih menjadi rujukan solusi di masa sekarang.
Beragam buku entah fiksi maupun nonfiksi adalah bukti bahwa menulis adalah tempat untuk menyimpan pengetahuan dan membagikannya ke orang lain agar lebih bermanfaat. Segera ambil penamu dan segeralah menulis untuk dunia, untuk peradaban masa depan manusia.
Ada sebuah ungkapan dari Sayyid Quthb, “Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala”. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250614_Rusmin-Sopian.jpg)