Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kisah Rosidin Batal Mudik, Bertahan di Bangunan Ala Kadar Pelabuhan Pangkalbalam

Rosidin yang tengah tertidur lelap,  tiba tiba terbangun. Raungan mesin kendaraan harian ini

Bangka Pos Anthoni Ramli.
Rosidin, mengenakan jaket hitam saat duduk di pos sekitar pelabuhan pangkalbalam 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Rosidin yang tengah tertidur lelap,  tiba tiba terbangun. Raungan mesin kendaraan harian ini, mengusik jam waktu tidur siang Rosidin bangunan sederhana berukuran 1x3 meter.

Pekerja bangunan asal Jawa Tengah itu, sontak bangun dan duduk,  ketika harian ini menyapanya.

Tak lama, landangan dan jemarinya langsung tertuju dan mengambil rokok kretek yang tersisa diatas asbak. Ia kemudian membakar sisa puntungan rokok tersebut, seraya meneguk kopi sisa yang tergeletak tak jauh di tempat tidurnya.

Persis di samping pintu masuk bangunan, terdapat sebuah koper hitam berukuran cukup besar yang juga ternyata milik dan kepunyaan Rosidin.

Bak tak memiliki barang berharga, koper tersebut sempat dibiarkan tergeletak begitu saja dan ditinggal tidur oleh Rosidin.

Persis di atas kepala Rosidin, terdapat colokan dan kabel charger yang tersambung dengan gadget milik Rosidin.

Bangunan sederhana yang ditempati Rosidin,  berada persis di sebelah agen penjualan tiket kapal di pelabuhan Pangkalbalam, kota Pangkalpinang.

Tak ada fasilitas serta interior mewah dari dalam bangunan berbalut triplek dan spanduk produk kopi yang ditempati Rosidin. Sementara, karpet pelastik menjadi alas lantai bangunan tersebut.

Dari dalam dinding bangunan terdapat tempelan yang bertuliskan penawaran jasa Toilet Umum dan penginanpan.

Diakhir pengumuman tersebut,  juga tertera nomor telepon pengelola jasa penginapan dan wc umum.

Halaman
123
Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved