Breaking News:

Berita Kriminalitas

Lokalisasi Teluk Bayur Masih Buka, Polisi Akan Tindak Tegas Sesuai Aturan

Kepala Bagian Operasional Polres Pangkalpinang, Kompol Johan Wahyudi menegaskan aktivitas atau kegiatan yang ada di Lokalisasi Kota Pangkalpinang

Bangkapos.com/Yuranda
Empat wanita dan satu pria, diamankan di Polres Pangkalpinang, lantaran terjaring Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Yustis Tim Gabungan, Minggu (9/5/2021) a 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Bagian Operasional Polres Pangkalpinang, Kompol Johan Wahyudi menegaskan aktivitas atau kegiatan yang ada di Lokalisasi Kota Pangkalpinang, segera dihentikan, kalau tidak pihaknya akan melakukan tindakan represif yang tegas.

Hal itu ditegaskan oleh Johan, lantaran masih ditemukannya aktivitas di lokalisasi yang sebelumnya sudah diberikan surat peringatan (SK) dan surat keputusan (SK) dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang, agar lokalisasi tersebut segera ditutup.

"Dengan masih ada temuan, ada empat orang, satu pengunjung, langsung diamankan dan kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, guna tindakan selanjutnya," kata Kompol Johan Wahyudi, saat dikonfirmasi, Minggu (9/5/2021)

Sedangkan, menurutnya, kedua lokalisasi Teluk Bayur dan Paritenam, yang ada di Kota Pangkalpinang, sudah tidak boleh lagi beroperasi karena sudah dikeluarkan SK wali kota, bahwa tempat lokalisasi tersebut sudah dilarang beroperasi oleh pemerintah kota.

Untuk itu, kedepan masyarakat yang masih melakukan aktivitas di lokalisasi tersebut segera menghentikan karena tempat tersebut akan dibangun tempat, yang baru yang sedang direncanakan oleh pemerintah kota.

"Kedepan kalau masih ada memanfaatkan situasi negatif di sekitar lokasi tersebut, kami tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan represif sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya

Tim yang tergabung dari TNI, Polri dan Pemerintah Kota Pangkalpinang, melaksanakan patroli di setiap sudut Kota, tempat tongkrongan, kafe, kedai kopi dan tempat hiburan malam (THM) di Kota Pangkalpinang.

Kemudian terhadap wanita diduga wanita penghibur, yang diamankan tersebut dilakukan pendataan.
Sedangkan, untuk pengunjung laki-laki langsung diserahkan kepada keluarganya, setelah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Sedangkan yang wanita tunasusila pihaknya, akan menyerahkan dengan pihak yang berwewenang. Sehingga kedepan pihanya, perlu melakukan penyelidikan, terhadap wanita ini apakah memang betul wanita ini sebelumnya sudah bekerja di sana, atau emang mereka baru datang ke lokalisasi tersebut.'

Mami Ani Berdalih Hilangkan Kejenuhan

Empat wanita dan satu pria, diamankan di Polres Pangkalpinang, lantaran terjaring Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Yustis Tim Gabungan, Minggu (9/5/2021).
Empat wanita dan satu pria, diamankan di Polres Pangkalpinang, lantaran terjaring Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Yustis Tim Gabungan, Minggu (9/5/2021). (Bangkapos.com/Yuranda)
Halaman
123
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved