Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kabupaten Bangka Masih Level Empat, Kasus Kematian di Babel Terus Menurun  

Dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Level 4 Covid-19, di Wilayah Sumatera, Pro

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
Ist/Humas Diskominfo Bangka Barat
ILUSTRASI: Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --Dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Level 4 Covid-19, di Wilayah Sumatera, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kabupaten Bangka masuk di dalamnya.

Kebijakan tersebut diturunkan dan mulai diberlakukan mulai 7 September dan berakhir 20 September 2021 mendatang.

Karena belum habisnya masa pembatasan tersebut, hingga saat ini Kabupaten Bangka masih masuk dalam PPKM Level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Babel, Mikron Antariksa, mengatakan, yang dilakukan perpanjangan yaitu untuk PPKM Level 4, 3 dan 2 di wilayah Jawa-Bali, dimulai Senin 14-20 September 2021.

"Sementara untuk daerah Sumatera termasuk Babel masih belum diperpanjang, karena berakhirnya berdasarkan Intruksi Mendagri yakni 20 September mendatang," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Selasa (14/9/2021).

Dia menambahkan, Kabupaten Bangka yang masuk dalam Level 4 terus berupaya untuk melakukan testing sebanyak 241 tes per hari. 

"Walaupun berdasarkan asesmen Kemenkes secara provinsi masuk tingkat III, tetapi untuk level di kabupaten/kota hanya Kabupaten Bangka masuk Level 4, hingga harus terus dilakukan dengan penanganan yang benar agar levelnya nantinya turun,"terangnya.

Selama berjalanya, PPKM Level 4 Satgas Covi-19 bersama Satuan Tugas Khusus telah berupaya melakukan upaya evaluasi dan analisa kasus terkonfirmasi di Babel, agar dapat dikendalikan dan landai seperti saat ini.

"Kita ketahuu saat ini kasus di Babel landai, sejumlah kabupaten/kota, walaupun masih ada disejumlah wilayah tinggi tingkat penularanya. Tetapi kasus kematian kita terus menurun,"ujarnya.

Mengenai penanganan, kasus meninggal dunia, kata Mikron yang menjadi evaluasi berkaitan, adanya penolakan rujukan, kemudian keterlambatan rujukan, lambat terdeteksi, tracing lemah dan peralatan pendukung belum memadai.

"Kasus ini yang ditemukan di lapangan dan menjadi evaluasi kita bersama. Dan alhamdulilah kasus di Babel hanya bertambah empat, dengan total 1.336 kasus, artinya jumlah kematian kita jauh menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya pernah mencapai puluhan,"terangnya.

Selain itu, untuk kasus Positif Covi-19 di Babel berdasarjan data Satgas Covid-19 Babel hingga Selasa (14/9/2021) total 49.953 dengan tambahan 161 kasus, sembuh bertambah 277 kasus, total 45.797 kasus dan meninggal dunia bertambah 4, total 1.336 kasus. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved