Wahyudi: Ada Pejabat KPID Babel Minta Uang Rp 250 Juta
Supervisor Teknik, PT Pesona Visual Mandiri, Wahyudi mengakui ada oknum pejabat KPID Babel meminta uang ke direkturnya
Penulis: Hendra |
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Supervisor Teknik, PT Pesona Visual Mandiri, Wahyudi mengakui ada oknum pejabat KPID Babel meminta uang ke direkturnya, Zulkifli Ersyad. Hal ini diungkapkan Wahyudi saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (19/2/2013).
Dikatakannya, saat itu pada September 2012, ada pertemuan dengan Wakil Ketua KPID Babel, Senja Nirwana di Hotel Serata, Pangkalpinang.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Zulkifli Ersyad selaku Direktur PT Pesona Visual Mandiri dan Husnan Basri, Direktur PT Babel Mitra Kabel. Tanggal berapa pertemuan tersebut Wahyudi mengaku lupa. Ia juga saat itu turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Akan tetapi, saat hendak membicarakan hal penting, salah satunya meminta uang Rp 250 juta, wahyudi diminta menjauh.
“Waktu itu, pak Senja langsung meminta saya agar keluar dulu. Dia mau berbicara hal penting dengan pak Zul dan Husnan Basri. Karena diminta seperti itu, jadi saya keluar dulu,” kata Wahyudi, kepada bangkapos.com.
Usai pertemuan tersebut, Wahyudi pun menanyakan perihal pembicaraan dengan Senja Nirwana, kepada Zulkifli Ersyad dan Husnan Basri. Ternyata dalam pembicaraan tersebut, Senja Nirwana meminta uang sebesar Rp 250 juta.
Uang tersebut disebutkan untuk meloloskan izin PT Pesona Visual Mandiri dan mitranya. Bila uang tersebut disetujui, maka perizinan akan secepatnya keluar. Dan PT Pesona Visual Mandiri tidak akan diperkarakan ke polisi.
“Waktu itu, pak Hasan Basri bilang kalau senja minta uang Rp 250 juta. Katanya kalau setuju, semua perizinan kita beres. Tinggal operasi saja. Dan kita tidak akan dipermasalahkan atau dilaporkan ke polisi,” kata Wahyudi.