Jumat, 17 April 2026

Terombang-ambing 30 Jam, Reno Berzikir dan Minum Air Laut

Selama terombang-ambing dibawa ombak, saya selalu berzikir, dan istifar. Allahuakbar-Allahuakbar. Kurang lebih 30 jam

Penulis: M Zulkodri |

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Reno (23) Nelayan asal Padang yang berdomisili di Desa Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, yang ditemukan dalam keadaan selamat menceritakan kisah naasnya saat mencari ikan di laut.

Saat itu kejadian begitu cepat, dirinya dihantam Gelombang tinggi, Senin (13/1/2014) sekitar pukul 17.00 WIB, perahunya terbalik. Namun beruntung ada jerigen tempat BBM yang mengapung. Dengan sisa tenaga dirinya mengapung di jerigen tersebut.

"Selama terombang-ambing dibawa ombak, saya selalu berzikir, dan istifar. Allahuakbar-Allahuakbar. Kurang lebih 30 jam, saya terombang ambing. Akhirnya sekitar pukul 22.00 WIB saya melihat ada bagan, kemudian dengan sekuat tenaga  saya naik ke atas bagan tancap," tuturnya seraya bersyukur masih mendapat pertolongan dari Yang Maha Kuasa.

Dengan kondisi tubuh yang lemah, Reno tidak henti-hentinya berzikir. Bahkan untuk mengganjal perutnya yang lapar, ia terpaksa meminum air hujan.

"Selama terapung-apung. Saya hanya minum air laut. Pas di bagan, saya hanya minum air hujan yang saya tampung," ucapnya, kepada bangkapos.com, Rabu (15/1/2014).

Dengan perut kosong dan badan yang lemah, Renopun tertidur. Kemudian sekitar pukul 06.00 WIB. Dirinya terbangun mendengar ada suara perahu motor mengunakan mesin PS. Saat itu, dengan menggunakan baju yang ditinggal pemilik bagan, Reno mengaku melambai-lambaikan ke pemilik perahu motor yang ternyata nelayan asal Belitung.

"Alhamdulilah, mereka mau menolong dan mengantar saya ke Desa Beriga," imbuhnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved