Alam Semesta Hancur Bila Planet Bergerak di Luar Garis Edar
Fenomena gerhana matahari merupakan tanda-tanda kebesaran Allah SWT.
Penulis: nurhayati | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA--Fenomena gerhana matahari merupakan tanda-tanda kebesaran Allah SWT.
Planet tata surya yang ada sekarang masih berlangsung dengan teratur. Tapi apabila suatu saat semuanya tidak bergerak lagi pada garis edarnya maka akan terjadi benturan berbagai planet, saatnya alam semesta ini akan hancur dan semua mahluk hidup termasuk manusia musnah dan kembali kepada Allah SWT.
Pesan ini disampaikan H Nasir Hasan saat memberikan khutbah usai pelaksanaan sholat gerhana matahari di Masjid Agung Sungailiat, Rabu (9/3/2016).
"Gerhana matahari total yang terjadi sekarang ini memberikan suatu peringatan besar kepada seluruh umat manusia jika memang Allah SWT menghendaki dan sudah datang saat ketentuannya, janganlah akan terjadi gerhana malah dengan mudah dunia ini akan mengalami kehancuran, yaitu berakhirnya kehidupan di alam semesta ini," tegas Nasir Hasan.
Diakuinya peringatan ini menjadi sangat penting, mengingat banyak sekali fenomena yang muncul berupa pelanggaran, kemaksiatan, pelemahan iman umat semakin kuat dan kecendrungan untuk ibadah kepada Allah SWT menjadi semakin lemah.
"Di dalam Syarh Muslim disebutkan bahwa gerhana tersebut merupakan tanda yang akan muncul sebelum tanda-tanda kiamat, seperti terbitnya matahari dari barat atau keluarnya Dajjal atau mungkin gerhana tersebut sebagian tanda-tanda akan datangnya kiamat," jelas Nasir.
Oleh sebab itu menurutnya seorang mukmin harusnya merasa takut kepada Allah karena khawatir akan tertimpa azab-Nya.
"Nabi Muhammad SAW, saja sangat takut ketika itu padahal kita tahu bersama bahwa beliau adalah hamba yang paling dicintai Allah. Lalu mengapa kita hanya melewati fenomena semacam ini dengan perasaan biasa saja, mungkin hanya diisi dengan perkara yang tidak bermanfaat dan sia-sia. Bahkan mungkin diisi dengan berbuat maksiat dan sesuatu yang diluar ajaran-ajaran Islam," sesal Nasir Hasan.
Oleh karena itu ia berpesan gerhana harus dijadikan motivasi besar untuk kembali dan lebih taat beribadah kepada Allah. Dimana gerhana memunculkan rasa takut akan siksaan yang akan diberikan Allah SWT nanti di akhirat karena dosa-dosa yang dilakukan manusia.
"Gerhana harus kita jadikan suatu aksi nyata untuk melakukan gerakan menahan terjadinya berbagai macam bencana. Gerhana matahari total yang jarang sekali terjadi ini paling tidak harus ada bekas yang melekat secara positif terhadap prospek nilai spiritual kehidupan kita ke depan, menjernihkan cara berpikir kita agar apa yang kita lakukan selalu berorientasi pada mencari restu dan ridho Allah SWT," pesan Nasir Hasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/gm19_20160309_093217.jpg)