Selasa, 14 April 2026

Meski Defisit Anggaran, Tunjangan Profesi Guru di Beltim Aman

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Beltim Talafudin menyatakan, tunjangan profesi guru di Belitung Timur aman.

Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: edwardi
HaloMoney.co.id
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Beltim Talafudin menyatakan, tunjangan profesi guru di Belitung Timur aman.

Pernyataan ini menanggapi kebijakan pemerintah pusat yang menunda pengucuran dana transfer ke daerah pada APBN P 2016 sebesar Rp 72,2 T, dan Rp 23,3 T dari angka tersebut adalah tunjangan profesi seluruh guru di Indonesia.

Talafudin mengatakan, kebijakan pemerintah pusat itu tak berpengaruh untuk tunjangan profesi guru di Beltim. Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Belitung Timur itu menyatakan, tunjangan profesi guru di Beltim aman.

Beltim, kata dia, memiliki anggaran yang cukup untuk membayar tunjangan profesi guru yang hingga triwulan ke-4 tahun 2016 alias akhir tahun.

"Itu kebetulan sudah di-drop cukup sampai ke triwulan ke-4. Itu tidak berpengaruh," ujar Talafuddin kepada Pos Belitung, Jumat (26/8/2016).

Menteri Keuangan Sri Mulyani memutuskan untuk menunda pengucuran dana transfer ke daerah tersebut. Dari jumlah itu, sekitar Rp 23,3 triliun merupakan dana tunjangan profesi guru seluruh Indonesia, yang merupakan Dana Transfer Khusus (DTK).

"Kami melakukan penyesuaian untuk yang DAK non fisik terutama untuk tunjangan profesi guru. Ini saya mohon jangan seolah-oleh (Pemerintah) dibaca tidak punya komitmen ke pendidikan," ujar Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Kamis (25/8) sebagaimana dikutip posbelitung.com dari kompas.com.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved