Jumat, 10 April 2026

PKK Bangka Belajar Bikin Dodol Biji Karet

PKK Bangka mengunjungi beberapa pembuatan tempat industri rumah tangga seperti Pembuatan Dodol Biji Karet, Sirup Belimbing Besi

Penulis: edwardi | Editor: edwardi
IST
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bangka yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK, Hj. Mina Tamizi beserta rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) untuk mengembangkan ekonomi kreatif ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan, 16-19 Nopember 2016. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bangka dipimpin Ketuanya, Hj. Mina Tamizi beserta rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) untuk mengembangkan ekonomi kreatif ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan, 16-19 November 2016.

Kabag Humas, PDE, dan Santel Setda Bangka, Boy Yandra, Jum’at (18/11/2016) mengatakan bahwa dalam kunjungan tersebut tim PKK yang berjumlah 17 orang diterima di rumah dinas Bupati, H. Hery Amalindo beserta istri, Hj. Sri Kustina dan SKPD Pemkab PALI lainnya.

Sambutan dari Pemkab PALI yang merupakan daerah otonomi baru pemekaran dari Kabupaten Muara Enim sangat luar biasa dengan melakukan tukar cenderamata, memberikan ilmu, dan ucapan terima kasih kepada Bupati PALI yang telah memberikan kesempatan mengembangkan ekonomi kreatif untuk PKK Bangka.

PKK Bangka mengunjungi beberapa pembuatan tempat industri rumah tangga seperti Pembuatan Dodol Biji Karet, Sirup Belimbing Besi, pembuatan Tekwan kering dan hasil pengolahan dari biji karet lainnya.

“Pulang Pantang tidak berhasil, tekad PKK kab Bangka. Semoga bisa dikembangkan di Bangka dan merupakan salah satu meningkatkan ekonomi keluarga. Maju PKK Bangka,’’ungkap Boy Yandra.

Sementara itu, Ketua TP PKK Bangka, Hj Mina mengatakan salah satu tujuan kegiatan itu adalah mengembangkan ekonomi kreatif dari hasil pertanian biji karet yang bisa dijadikan dodol biji karet yang bisa dijadikan buah tangan.

Biji karet yang selama ini dianggap beracun tapi dengan pengolahan yang dilakukan PKK PALI maka biji karet tersebut bisa dijadikan makanan menjadi dodol dan akan diterapkan di Kabupaten Bangka.

‘’Selain itu juga, kerajinan khas seperti batik dan anyaman juga akan diterapkan di Kabupaten Bangka. Pengolahan biji karet akan diterapkan di Bangka karena kita mempunyai petani karet. Untuk pemasaran akan dilakukan di Dekranasda Bangka dengan harga terjangkau oleh masyarakat wisatawan,’’ ungkap Hj. Mina.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved