Jumat, 10 April 2026

Bupati Sebut Sekda Bangka Diminta Gubernur Jadi Kepala Bappeda

Bupati Bangka H Tarmizi Saat tidak membantah beberapa pejabat di Pemkab Bangka ikut fit and proper test di Pemprov Babel.

Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika melakukan penanaman padi, Rabu (14/9/2017 di lahan sawah di Desa Banyu Asin Kecamatan Riausilip. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat tidak membantah beberapa pejabat di Pemkab Bangka ikut fit and proper test di Pemprov Babel.

Menurutnya alasan beberapa pejabat pindah ke provinsi maka jabatan dan eselonnya akan naik atau paling tidak sama ketika menjabat di Pemkab Bangka. Misalnya menjabat kepala dinas di Kabupaten Bangka eselon IIB ke provinsi naik menjadi eselon II A.

Selain itu untuk menambah pengetahuan karena skupnya lebih luas dibandingjan dengan di Pemkab Bangka.

"Ini juga menjadi peluang kita untuk regenerasi jadi yang di bawah bisa naik. Saya juga membantu pak gubernur, memberi ke pak gubernur sesuai permintaan beliau dan itu melalui seleksi tentunya ada proses di provinsi. Kita tidak intervensi silahkan saja melalui mekanisme jika terpilih harus membantu pak gubernur ada komitmentnya," jelas Tarmizi kepada bangkapos.com, Rabu (13/9/2017) usai penanan padi di Desa Banyu Asin.

Menurutnya apa yang menjadi visi dan misi gubernur harus didukung oleh bupati termasuk para pejabat di jajaran pemerintah provinsi.

Tarmizi menyatakan, para pejabat yang pindah ke provinsi bukan hengkang karena istilah hengkang itu sama dengan melarikan diri.

Namun diakuinya Sekda Bangka H Fery Insani yang sudah ikut fit and profer test di Pemprov Babel.

"Pak sekda itu diminta langsung oleh pak gubernur, saya minta sekda kamu untuk jadi kepala bappeda. Saya kasih, saya panggil pak sekda kamu diminta oleh pak gubernur bukan saya mengusir kamu saya butuh dengan kamu tapi karena memang pak gubernur memerlukannya. Ada kesan pertama seolah-olah dia dibuang, tidak, dia jadi Sekda Pangkalpinang saja saya narik ke sini ke Kabupaten Bangka. Ini untuk karir dia ke depan. Siapa tahu dia jadi sekda kelahiran tahun 70 masih muda," ungkap Tarmizi.

Dia menilai jika sudah banyak pengalaman dan memegang berbagai jabatan maka karir sebagai PNS akan semakin meningkat.

Diakui Tarmizi, ia juga agak khawatir jika Fery diterima di Pemprov Babel karena otomatis akan merekrut kembali PNS untuk menduduki jabatan Sekda Bangka. Apalagi mendekati pilkada ini.

"Saya berharap pak sekda tetap disini di Kabupaten Bangka tetapi kalau memang kebutuhan dan kepentingan provinsi yang lebih luas membantu pak gubernur tentu saya harus mendukung sepenuhnya," jelas Tarmizi.

Ia juga bingung karena kualifikasi sekda sebagai administrator pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakat. Sekda juga harus bisa mengemongi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bangka.

"Tidak perlu ia muda atau tua tapi bagaimana dia memanagenya dan sebagai koordinatir SKPD. Kalau Pak Fery pindah saya masih bingung juga tapi tentu pasti ada yang muncul nanti," ungkap Tarmizi.

Dikatakannya jika sebagai bupati tidak bisa menyiapkan kader maka tidak berhasil karena pemimpin yang berhasil yang bisa menyiapkan kadernya. "Kalau mau pertaniannya bagus mungkin sekdanya Pak Kemas (Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman--red)," kata Tarmizi tersenyum.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved