Sosok Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Terbunuh di Iran
Sosok Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Terbunuh di Iran. Simak selengkapnya di sini
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Sosok Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Terbunuh di Iran
Dilansir britannica.com Ismail Haniyeh, atau bisa juga dieja Ismail Haniya dan Ismāʿīl Haniyyah ini lahir di Al-Shati, Jalur Gaza, pada 29 Januari 1963.
Haniyeh adalah putra dari orang tua Arab Palestina.
Ia menghabiskan masa kecilnya di kamp pengungsi i Al-Shā Stripiʾ Jalur Gaza, tempat ia dilahirkan.
Sama dengan anak-anak pengungsi lainnya, Haniyeh dididik di sekolah-sekolah yang dikelola oleh United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA).
Pada tahun 1981 Haniyeh mendaftar di Universitas Islam Gaza, di mana dia belajar sastra Arab.
Ia juga aktif dalam politik mahasiswa, memimpin perkumpulan mahasiswa Islam yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.
Terbunuh di Iran
Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas yang terbunuh di Iran, dikenal sebagai sosok yang keras dalam diplomasi internasional dalam membela Palestina ketika konflik berkecamuk di Gaza, di mana tiga putranya tewas akibat serangan udara Israel.
Meski sering berbicara keras, banyak diplomat melihatnya sebagai sosok yang moderat dibandingkan dengan anggota Hamas yang lebih garis keras dan didukung Iran di Gaza.
Rekaman yang mengejutkan di dalam peti mati
Haniyeh, yang diangkat sebagai pejabat tinggi Hamas pada 2017, sering berpindah antara Turki dan Doha, Qatar, menghindari pembatasan perjalanan di Jalur Gaza yang diblokade.
Ini memungkinkannya berperan sebagai negosiator dalam perundingan gencatan senjata dan berkomunikasi dengan sekutu Hamas, Iran.
"Semua perjanjian normalisasi yang Anda (negara-negara Arab) tandatangani dengan (Israel) tidak akan mengakhiri konflik ini," ujar Haniyeh di Al Jazeera setelah pejuang Hamas melancarkan serangan pada 7 Oktober.
Israel merespons serangan ini dengan kampanye militer yang telah menewaskan lebih dari 35.000 orang di Gaza, menurut otoritas kesehatan setempat.
Putra-Putra Haniyeh Tewas
| Serangan Iran Diprediksi Pada Hari Malapetaka Umat Yahudi |
|
|---|
| Apakah ICC Akan Mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan Terhadap para Pemimpin Israel dan Hamas? |
|
|---|
| Hamas dan Otoritas Palestina Berbeda Pendapat Mengenai Resolusi PBB di Gaza |
|
|---|
| Netanyahu Mengisyaratkan Perundingan Baru dengan Hamas Setelah Kematian Sandera |
|
|---|
| Eks Pejabat Militer Israel Sebut Hamas Tak Akan Bisa Dikalahkan, Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20231008-Ismail-Haniyeh.jpg)