Selasa, 7 April 2026

Tribunners

Pendidik yang Inovatif dalam Proses Pembelajaran

Pendidik yang inovatif senantiasa berusaha meng-upgrade diri serta melahirkan inovasi-inovasi yang kaitannya dengan proses pembelajaran.

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Rudiyanto, S.Pd.,Gr - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan 

Oleh:  Rudiyanto, S.Pd.,Gr - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan        

PADA era saat ini, dalam proses pembelajaran diperlukan kemampuan inovatif para pendidik. Dengan hadirnya pendidik inovatif diharapkan dapat menghasilkan praktik baik proses pembelajaran yang berkualitas bagi peserta didik sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik. Sebagai pendidik yang inovatif hendaknya senantiasa berupaya mengembangkan diri dan tidak cepat berbangga diri dengan kemampuan yang dimilikinya.

Pendidik yang inovatif senantiasa berusaha meng-upgrade diri serta melahirkan inovasi-inovasi yang kaitannya dengan proses pembelajaran. Tujuannya adalah agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan optimal sehingga tujuan dan hasil belajar dapat digapai.

Menurut hemat penulis, ada beberapa indikator pendidik yang memiliki kemampuan inovatif dalam proses pembelajaran, antara lain, pertama, mampu merencanakan pembelajaran secara sistematis. Pendidik yang inovatif harus mampu merencanakan pembelajaran secara sistematis agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Contohnya adalah pendidik mampu mempersiapkan modul ajar yang telah dirancang sedemikian rupa guna mendukung proses pembelajaran. Modul ajar tersebut berisikan capaian pembelajaran (CP), tujuan pembelajaran (TP), alur tujuan pembelajaran (ATP), materi pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, lembar kerja peserta didik, penilaian, asesmen, dan lain sebagainya. 

Kedua, harus mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang variatif. Hal ini agar dapat membangkitkan motivasi dan minat belajar peserta didik. Pendidik dapat menggunakan metode pembelajaran seperti PBL (Problem Based Learning), PjBL (Project Based Learning), DBL (Differentiated Based Learning), TPACK (Technological, Pedagogical, And Content Knowledge) dan lain sebagainya. 

Ketiga, mampu memanfaatkan berbagai sumber belajar. Pendidik yang inovatif tidak hanya mengandalkan buku sebagai sumber belajar. Pendidik yang inovatif harus mampu menghadirkan materi dalam proses pembelajaran melalui berbagai sumber belajar. Sumber belajar tersebut dapat melalui bahan bacaan di internet, kehidupan nyata, video pembelajaran, dan lain sebagainya. 

Keempat, mampu mengontekstualisasikan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Pendidik yang inovatif harus mampu mengaitkan materi pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini agar materi pembelajaran mudah dipahami oleh peserta didik, terutama pada materi-materi pembelajaran yang sukar atau sulit.

Kelima, menguasai teknik pembelajaran. Pendidik yang inovatif harus mampu mengolaborasikan berbagai teknik dalam proses pembelajaran. Hal ini bertujuan agar peserta didik tetap semangat dalam proses pembelajaran dan tidak jenuh atau bosan. Pendidik dapat menggunakan berbagai game pembelajaran pada berbagai platform digital seperti wordwall, kahoot, quizizz dan lain sebagainya. Selain itu, pendidik juga dapat memberikan selingan dalam proses pembelajaran dengan ice breaking yang mendidik.

Keenam, mampu memanfaatkan ICT dalam proses pembelajaran. Pada era kecanggihan teknologi seperti saat ini, guru inovatif harus mampu memanfaatkan ICT (Information, Communication, and Technology) sebagai media dalam proses pembelajaran.  Hal ini misalnya pendidik menyampaikan materi pembelajaran melalui video pembelajaran, power point, canva, google worksheet dan lain sebagainya. Tujuan penggunaan ICT dalam proses pembelajaran ini adalah agar materi pembelajaran lebih mudah tersampaikan, lebih mudah dicerna oleh peserta didik serta dapat menarik perhatian peserta didik generasi milenial, generasi Z dan generasi alpha seperti saat ini. 

Ketujuh, menguasai materi pembelajaran secara mendalam. Pendidik yang inovatif harus mampu memahami materi pembelajaran yang akan disampaikan secara utuh dan mendalam. Hal ini agar transfer informasi dari pendidik dan peserta didik berjalan optimal dan ilmu pengetahuan yang diterima oleh peserta didik dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. 

Kedelapan, mampu menghadirkan proses pembelajaran yang aktif dan berpusat pada peserta didik. Proses pembelajaran yang baik harus mampu menggugah keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pendidik yang inovatif hendaknya mampu menghadirkan model pembelajaran active learning dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya satu arah kepada pendidik, melainkan berpusat pada peserta didik. 

Kesembilan, pendidik yang inovatif harus memiliki wawasan keilmuan yang luas. Hal ini bertujuan agar pendidik dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan atas pertanyaan kritis peserta didik serta tidak kehabisan bahan materi dalam proses pembelajaran.

Kesepuluh, pendidik yang inovatif harus mampu menjadi pendidik yang komunikatif dan dialogis. Dalam proses pembelajaran misalnya, pendidik menyapa peserta didik, memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya dan meminta pendapat, merefleksi proses pembelajaran bersama-sama dan lain sebagainya. 

Kesebelas, pendidik yang inovatif harus mampu memahami dan mengimplementasikan proses pembelajaran sesuai dengan keinginan peserta didik masa kini. Peserta didik generasi milenial, generasi Z, generasi alpha adalah generasi yang sangat dekat dengan teknologi. Dengan demikian, sebagai pendidik inovatif harus mampu menghadirkan proses pembelajaran berbasis digital. 

Kedua belas, pendidik inovatif memiliki tanggung jawab dan profesionalitas yang tinggi sehingga dalam benaknya akan selalu berupaya menghadirkan inovasi-inovasi dalam proses pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran dan hasil belajar peserta didik yang optimal. (*)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved