Universitas Muhammadiyah Babel Lepas 170 Mahasiswa KKN Kedisinian 2025
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) secara resmi melepas 170 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Penulis: Sela Agustika | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) secara resmi melepas 170 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kedisinian 2025 di Auditorium Unmuh Babel, Senin (20/1/2025).
Mahasiswa peserta KKN Kedisinian tahun ini akan diterjunkan ke berbagai daerah seperti Pulau Lepar dan Pulau Pongok di Bangka Selatan, serta Tanjung Pura dan Pulau Nangka di Bangka Tengah dan beberapa desa lainnya.
Rektor Unmuh Babel, Ir. Fadillah Sabri, resmi membuka acara pelepasan ini dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya KKN.
Dalam kesempatan ini, Fadilla mengingatkan para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Hadirnya Unmuh Babel harus mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitarnya. Mahasiswa harus mentransformasikan nilai-nilai moral, sosial, dan ilmu pengetahuan ke masyarakat yang dilayani,” ungkap Fadillah, Senin (20/1/2025).
Ia juga menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan, yang akan membangun masyarakat dengan bimbingan dosen serta dukungan pemerintah daerah.
Dia berharap, para mahasiswa KKN dapat mentransformasikan nilai-nilai moral, nilai-nilai sosial kemasyarakatan daerah di mana kita berada, dan mentransformasikan pengetahuan.
“Bangka Belitung membutuhkan tangan-tangan terampil kita. Jadikan mahasiswa sebagai agen perubahan di desa-desa. Dengan bimbingan dosen dan dukungan pemerintah daerah, kita bangun masyarakat bersama-sama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Penerbitan, dan Publikasi (LPPMPP), Nurjanah, M.Pd., menjelaskan, tema KKN tahun ini adalah "Pengembangan Potensi Sumber Daya Alam dan Manusia untuk Pembangunan Berkelanjutan" yang menjadi komitmen perguruan tinggi.
“Sebanyak 60 persen pelaksanaan kegiatan KKN tahun ini berfokus pada daerah kepulauan. Salah satu fokusnya adalah edukasi mengenai pentingnya pendidikan dan pengentasan kemiskinan di daerah-daerah,” ujar Nurjanah.
Ia berharap mahasiswa dapat menjalankan program dengan baik, menerapkan teori yang telah didapat selama perkuliahan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga pengalaman KKN ini menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat di masa depan,” tutupnya.
Mahasiswa diharapkan terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, sejalan dengan komitmen Unmuh Babel untuk menciptakan perubahan positif di Bangka Belitung. (Bangkapos.com/Sela Agustika)
| Bahaya Hipertensi di Balik Opor dan Rendang yang Sering Diabaikan |
|
|---|
| Zero Waste Learning: Integrasi Literasi, Numerasi dan Edukasi Ekologi Siswa SDN 49 Pangkalpinang |
|
|---|
| Ramadan dan Krisis Kesehatan Gaya Hidup Modern |
|
|---|
| Tiga Dekade Jikustik: Dari Kaset Pita 14 Ribu Rupiah hingga Panggung Prambanan |
|
|---|
| Berbuka atau Balas Dendam? Ancaman Lonjakan Gula Darah di Bulan Ramadan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250120_Pelepasan-Mahasiswa-KKN-Unmuh.jpg)