Berita Pangkalpinang

Harga Ikan di Pangkalpinang Masih Tinggi, Ikan Tengiri Tembus Rp110 Ribu Perkilo

“Harga ikan naik sudah hampir dua bulan ini. Nelayan susah dapat ikan, jadi stok sedikit. Karena itu, harga ikut naik,..

Penulis: Sela Agustika | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BangkaPos.com/Sela Agustika
BELI IKAN -- Aktivitas jual beli ikan di Pasar Air Itam Pangkalpinang, Sabtu (30/8/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga ikan di sejumlah pasar tradisional di Kota Pangkalpinang, terutama di Pasar Air Itam, masih terpantau tinggi hingga Sabtu (30/8/2025). Kondisi ini telah berlangsung hampir dua bulan terakhir akibat minimnya pasokan ikan dari nelayan.

Ali, salah satu pedagang ikan di Pasar Air Itam, mengatakan kenaikan harga terjadi karena hasil tangkapan nelayan menurun drastis, sehingga stok ikan di pasaran terbatas.

“Harga ikan naik sudah hampir dua bulan ini. Nelayan susah dapat ikan, jadi stok sedikit. Karena itu, harga ikut naik,” ujar Ali kepada Bangkapos.com, Sabtu (30/8/2025).

Sejumlah jenis ikan mengalami lonjakan harga cukup tajam. Seperti Ikan tenggiri, misalnya, saat ini dijual seharga Rp110 ribu per kilogram, ikan bulet dibanderol Rp80 ribu per kilogram, Ikan Hapau Rp60 ribu per kilogram.

Di sisi lain, ikan karang menjadi satu-satunya jenis yang masih relatif terjangkau, dengan harga berkisar Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

“Yang harga ikan murah ini hanya jenis ikan karang itu bisa dibawah Rp30 ribu perkilo. Kalau jenis ikan lainya ini diatas Rp30 ribu,” kata Ali.

Tak hanya harga yang melambung, kondisi ini juga berdampak pada aktivitas jual beli di pasar. Beberapa lapak pedagang ikan di pasar Air Itam justru  banyak yang tutup.

“Banyak yang gak jualan sekarang, pertama ikan mahal, terus karena sepi. Ekonomi masyarakat juga sedang lemah, jadi pembeli makin sedikit dan sepi, kita gak berani ambil ikan banyak, ambil 30 kilo sekarang bisa jual dua hari,” ucap Ali.

Senada sepinya daya beli ini juga dikeluhkan, Tina Pedagang lainnya. Dia menyebut, dengan kondisi harga yang tinggi pihaknya juga kesulitan untuk jualan.

“Jual sepi sekarang, ikan tinggi kita ngambil pun takut dak berani banyak, karena kalau udah berhari-hari kondisi ikan kurang bagus juga,” tutur Tina. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved