Kamis, 7 Mei 2026

Pilkada Pangkalpinang 2025

Partisipasi Pemilih di Pilkada Ulang Pangkalpinang 61,14 Persen, Tapi Belum Mencapai Target

Angka 61,14 persen sudah cukup membanggakan karena mampu menepis anggapan bahwa Pangkalpinang selalu berada di posisi terendah

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah 
Komisioner KPU Kota Pangkalpinang, Margarita 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang mencatat angka partisipasi pemilih pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota ulang tahun 2025 mencapai 61,14 persen.

Capaian ini lebih tinggi dibandingkan Pilkada serentak 2024 maupun Pilkada 2018 lalu.

Komisioner KPU Kota Pangkalpinang, Margarita, mengatakan angka tersebut merupakan bukti keberhasilan kerja keras seluruh jajaran KPU bersama stakeholder terkait dalam mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya.

"Alhamdulillah, partisipasi kita di pemilihan ulang ini berada di angka 61,14 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pemilihan serentak 2024 maupun Pilkada 2018. Bagi kami, ini merupakan prestasi atas apa yang sudah dilakukan sepanjang tahapan pemilihan ulang," ujar Margarita kepada awak media usai, Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kota Pangkalpinang, di Swiss-Belhotel Pangkalpinang, Selasa (2/9/2025).

Baca juga: Resmi Pasangan Udin–Dessy Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025 

Meski demikian, Margarita mengakui capaian tersebut belum memenuhi target partisipasi 75 hingga 80 persen yang dipatok sebelumnya. 

Namun, ia menegaskan angka 61,14 persen sudah cukup membanggakan karena mampu menepis anggapan bahwa Pangkalpinang selalu berada di posisi terendah tingkat partisipasi pemilih di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Alhamdulillah hasil ini membuktikan bahwa Pangkalpinang tidak lagi menjadi kota dengan partisipasi rendah. Justru sebaliknya, kita berhasil menunjukkan peningkatan signifikan," tegasnya.

Berdasarkan catatan KPU, tingkat partisipasi tertinggi dalam Pilkada ulang ini berada di Kecamatan Pangkal Balam, disusul Kecamatan Taman Sari, dan Kecamatan Gabek.

Sebagai perbandingan, pada Pilkada serentak 2024 lalu, angka partisipasi pemilih di Kota Pangkalpinang hanya mencapai 53,18 persen. Sedangkan pada Pilkada 2018, partisipasi juga berada di bawah capaian tahun ini.

Margarita menambahkan, keberhasilan peningkatan partisipasi tersebut tak lepas dari upaya KPU Kota Pangkalpinang memaksimalkan peran media sosial serta menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder.

"Kami memaksimalkan penggunaan media sosial dan banyak strategi lain yang dilakukan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menggunakan hak pilih. Alhamdulillah, hari ini kerja keras itu membuahkan hasil," kata Margarita.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved