Berita Belitung Timur
Sembahyang Rebut di Kelenteng Kelapa Kampit Belitung Timur Berlangsung dengan Meriah
Ribuan masyarakat yang hadir tampak menikmati nuansa musik khas Tionghoa dengan ikut bernyanyi dan bergoyang bersama penyanyi
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sembahyang Rebut yang digelar warga Tionghoa di Kelenteng Kelapa Kampit, Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (6/9/2025) malam berlangsung dengan meriah.
Dari pantauan Posbelitung.co, kegiatan tersebut tak hanya diramaikan oleh warga Tionghoa, tapi warga Melayu juga turut hadir memeriahkan acara tersebut.
Perayaan Peribadatan Sembahyang Rebut yang dilaksanakan Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit selama dua hari yakni 6-7 September 2025, diramaikan juga dari masyarakat Tionghoa dari berbagai daerah.
"Selain bentuk penghormatan spritual, kegiatan ini juga sebagai menjadi sarana mempererat persaudaraan, solidaritas dan kepedulian sosial. Banyak sekali yang dari luar daerah jadi tidak hanya masyarakat lokal," ucap Kamarudin Muten, Ketua Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit, pada Sabtu (6/9/2025).
Diawali dengan hiburan dari penyanyi Chai Cia Yik yang menambah semarak sebelum dilaksanakan ibadah sembahyang rebut.
Selain Chai Cia Yik, Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit juga mengundang penyanyi Lily Zhao, Wang Ik Fang dan Rizka Juwita.
Ribuan masyarakat yang hadir tampak menikmati nuansa musik khas Tionghoa dengan ikut bernyanyi dan bergoyang bersama penyanyi, bahkan ada yang memberikan saweran ke atas panggung.
Sebelum menyaksikan acara hiburan, tampak masyarakat Tionghoa mengawali dengan berdoa membakar garu terlebih dahulu.
Tepat tengah malam, masyarakat Tionghoa membakar seluruh ornamen yang telah dibuat seperti replika pesawat dan kapal serta patung hantu berukuran besar yang telah disiapkan sebelumnya.
Jejeran stand UMKM lokal juga semakin menambah semarak meriahkan sembahyang rebut Kelenteng Kelapa Kampit itu. (Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri)
| Detik-detik Mencekam Iqbal dan Istri Cari Sinyal Terombang-ambing di Laut Beltim, Mesin Perahu Mati |
|
|---|
| Terganggu Pasar Rakyat Manggar Becek, Bupati Beltim Instruksikan Jajarannya Pasang Karpet |
|
|---|
| Duit Rp218 Miliar Bukan Sedikit: Bupati Beltim Tak Puas SMA Unggul Garuda Baru Jalan 6 Persen |
|
|---|
| Heri Mudik Tanpa Bawa Koper dan Oleh-oleh Menuju Bangka: "Yang Penting Sampai Selamat" |
|
|---|
| Cerita Neneng Masak Rendang dari Daging Beku untuk Lebaran, Harga Murah Jadi Satu-satunya Alasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Sembahyang-rebut-di-Kelapa-Kampit-Belitung-Timur-2025.jpg)