Rabu, 20 Mei 2026

FKUB Babel Satukan Pemuda dan Perempuan Lintas Agama, Kerukunan Jadi Harga Mati

FKUB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses menyelenggarakan workshop pemuda dan perempuan lintas agama, sekaligus Rakor tingkat provinsi.

Tayang:
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy
Kegiatan FKUB Provinsi Bangka Belitung, di Balitong Resort, Kota Pangkalpinang, Minggu (14/9/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses menyelenggarakan workshop pemuda dan perempuan lintas agama, sekaligus rapat koordinasi daerah (Rakor) tingkat provinsi.

Kegiatan berlangsung 13–14 September 2025 di Balitong Resort, Pangkalpinang, dan diikuti ratusan peserta dari tujuh kabupaten/kota di Babel.

Rangkaian agenda meliputi deklarasi kebangsaan untuk Indonesia maju, pengukuhan pengurus Forum Pemuda dan Perempuan Lintas Agama Babel, hingga diskusi panel bersama sejumlah narasumber dengan tema Wujudkan cinta menuju masyarakat beragama yang setara, harmonis, dan rukun.

Selain itu, enam tokoh lintas agama turut hadir dalam diskusi panel yang semakin meneguhkan pentingnya menjaga harmoni di Negeri Serumpun Sebalai.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan outbond yang dirancang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antar peserta maupun panitia.

Ketua FKUB Babel, dr Subuh Wibisono, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Menurutnya, workshop dan rakor ini menjadi agenda penting dalam memperkuat peran pemuda dan perempuan lintas agama.

“Alhamdulillah, kegiatan dapat terlaksana dengan sukses. Ke depan, FKUB akan terus mendorong lahirnya duta-duta kerukunan di tiap kabupaten/kota agar kerukunan umat semakin kokoh,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Ia menambahkan, program tahunan ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan wadah untuk menumbuhkan generasi muda yang siap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan.

“Melalui kegiatan seperti outbond, peserta yang sebelumnya belum saling mengenal bisa akrab. Dari situ tumbuh komunikasi, persahabatan, dan rasa persaudaraan yang lebih erat,” jelasnya.

Salah seorang peserta asal Kabupaten Belitung, Theo, mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.

“Kami sangat termotivasi untuk terus menjaga kerukunan. Lewat kegiatan ini, komunikasi antar peserta semakin cair, rasa kekompakan juga tumbuh luar biasa,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen FKUB Babel untuk terus menjaga keharmonisan masyarakat, sekaligus menyiapkan generasi muda sebagai penerus nilai kerukunan di daerah. (Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved