18 Peserta Dilatih Jadi Juru Sembelih Halal, Siap Bertugas Iduladha 2026
Perkumpulan Syiar Sembelih Halal (Sybilal) Bangka Belitung kembali melaksanakan Pelatihan Juru Sembelih Halal Private Class 2025.
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perkumpulan Syiar Sembelih Halal (Sybilal) Bangka Belitung kembali melaksanakan Pelatihan Juru Sembelih Halal Private Class 2025 di Asrama Haji Pangkalpinang, Minggu (30/11/2025).
Kegiatan berlangsung selama dua hari sejak Sabtu (29/11/2025), dengan total peserta sebanyak 18 orang dari berbagai kabupaten/kota di Pulau Bangka.
Sekretaris Sybilal Bangka Belitung, Tatang Sontani, menyampaikan bahwa pelatihan ini dibiayai melalui dana hibah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Peserta yang kami fasilitasi berasal dari wilayah Pulau Bangka, dan seluruhnya memperoleh fasilitas standar termasuk akomodasi, konsumsi, seragam, dan perlengkapan pisau,” ujar Tatang, mewakili Ketua Sybilal Bangka Belitung, Anggi Galingga Soufyan.
Pada hari pertama, peserta menerima sejumlah materi seperti fikih penyembelihan, pemeriksaan hewan, penanganan produk kurban yang aman dan layak konsumsi, teknik handling hewan, hingga tata cara pengulitan serta praktik dasar penyembelihan.
Pelatihan berlanjut pada hari kedua dengan materi pemilihan pisau, teknik sembelih yang sesuai kaidah, cara mengasah pisau, praktik pengasahan, serta pembekalan teknis untuk praktik langsung di Rumah Potong Hewan (RPH).
“Materi dari dokter hewan mencakup pemeriksaan hewan dan penanganan daging agar aman, sehat, utuh, dan halal. Dari kami, ada materi handling hewan—bagaimana merobohkan hewan secara ihsan tanpa menyakiti atau membanting,” jelas Tatang.
Ia menambahkan, selain teori, peserta juga menjalani sejumlah sesi praktik langsung di RPH Pangkalpinang.
“Kami menargetkan minimal enam kali praktik di RPH agar saat Iduladha nanti mereka benar-benar siap menjadi eksekutor di lapangan. Latihan rutin kami lakukan setiap Senin hingga Jumat. Saat ini anggota aktif sekitar 40 orang, dan 27 di antaranya sudah bersertifikat BNSP,” paparnya.
Melalui slogan “satu kali tarikan”, Tatang berharap setiap masjid dan musala dapat memiliki juru sembelih yang kompeten, sehingga penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan sesuai syariat.
“Penyembelihan bukan sekadar memutus urat leher, tapi harus dilakukan dengan ihsan dan mengikuti ketentuan yang benar,” tegasnya.
Sementara itu, dokter hewan Correy Wahyu Adi menuturkan bahwa pelatihan ini penting untuk memastikan para juru sembelih memahami standar kesehatan dan kelayakan hewan.
“Tujuannya agar peserta mampu menilai kondisi hewan kurban, mengenali bila hewan tidak layak dikonsumsi, serta mengambil keputusan tepat. Dengan begitu, daging yang diberikan kepada masyarakat adalah daging terbaik. Pada prinsipnya, ibadah kurban harus disertai niat memberikan yang terbaik,” ungkap Correy. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
| Jelang Iduladha, Juleha Babel Latih 120 Peserta Teknik Penyembelihan Halal |
|
|---|
| Wakil Presiden Ma'ruf Amin Serahkan Sertifikat kepada 100 Juru Sembelih Halal di Bangka Belitung |
|
|---|
| Wakil Presiden Berikan Sertifikat ke 100 Juleha di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung |
|
|---|
| Para Takmir Masjid dan Juleha di Bangka Tengah Dibekali Cara Penyembelihan Hewan Kurban |
|
|---|
| Ratusan Juleha Dibekali Ilmu Penyembelihan Hewan Kurban di Bangka Belitung, DPKP Ingatkan Amanah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251130_Pelatihan-Bilal.jpg)