Berita Pangkalpinang
Pemkot Pangkalpinang Usulkan 460 Rumah dalam Program 1 Juta Rumah Perkotaan
Pemkot telah mengusulkan 460 unit rumah untuk masuk dalam Program 1 Juta Rumah Perkotaan yang saat ini tengah digodok pemerintah pusat
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus memperkuat upaya menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Setelah melakukan audiensi ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin kembali menegaskan bahwa Pemkot telah mengusulkan 460 unit rumah untuk masuk dalam Program 1 Juta Rumah Perkotaan yang saat ini tengah digodok pemerintah pusat.
Saparudin, yang akrab disapa Prof Udin mengungkapkan bahwa usulan tersebut merupakan bagian dari program penggantian rumah tidak layak huni (RTLH) yang diharapkan dapat direhabilitasi melalui skema bantuan pusat.
"Dari program satu juta rumah, kami mengajukan 460 rumah pengganti RTLH untuk direhab. Itu angka yang kami usulkan ke kementerian," jelas Prof Udin, kepada Bangkapos.com, Senin (8/12/2025).
Selain pengajuan rehabilitasi rumah, Pemkot Pangkalpinang juga mengusulkan pembangunan rumah susun (rusunawa).
Rusun tersebut direncanakan akan dibangun di kawasan yang terintegrasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih, sebuah program pemberdayaan pesisir yang menjadi ikon pengembangan permukiman di kota itu.
Menurut Prof Udin, usulan pembangunan rusunawa ini mendapat respons positif dari kementerian, meskipun keputusan final terkaitpersetujuan tengah menunggu proses lanjutan.
"Usulan 460 rumah dan rusunawa itu, saat ini masih dalam proses. Namun kementerian juga memberi beberapa tawaran program tambahan yang bisa kita siapkan ke depan," kata Prof Udin.
Di luar program pusat, Pemkot Pangkalpinang tetap menyiapkan langkah mandiri. Pada tahun anggaran 2026, pemerintah daerah akan mengalokasikan 10 unit perbaikan RTLH menggunakan APBD sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas permukiman.
"Untuk tahun depan, kita juga menganggarkan 10 unit RTLH dari APBD. Ini bentuk komitmen kita, sambil menunggu program pusat yang jauh lebih besar," ujarnya.
Prof Udin menegaskan bahwa keterlibatan Pangkalpinang dalam program 1 Juta Rumah Perkotaan sangat penting mengingat kebutuhan hunian layak di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus meningkat.
Ia berharap seluruh usulan dapat diterima agar semakin banyak masyarakat kecil mendapatkan akses perumahan yang aman, sehat, dan layak huni.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
| Program Kelurahan Binaan, Lapas Pangkalpinang Produktifkan Kebun Adat Tuatunu Indah dengan Kompos |
|
|---|
| Tak Ingin Hanya Jadi Penonton, HIPMI Babel Ingin Dorong Pengusaha Muda Jadi Penggerak Ekonomi |
|
|---|
| Sebulan Beraksi, 247 Mobil Ditarik Lima Debt Collector yang Kini Ditangkap Polda Bangka Belitung |
|
|---|
| Kesbangpol Pangkalpinang Ajak Purna Paskibraka Jadi Duta Anti-Bullying dan Anti-Narkoba |
|
|---|
| Gubernur Babel Dukung HIPMI Babel untuk Dorong Peningkatan Perekonomian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251204-Wali-Kota-Pangkalpinang-Prof-Saparudin.jpg)