Berita Bangka Tengah
Dinas Perikanan Bangka Tengah Gandeng IPB Kembangkan Budidaya Kepiting Air Payau
Dinas Perikanan Bangka Tengah mengembangkan budidaya berbagai jenis biota air payau di lokasi tersebut, salah satunya kepiting
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sebagai daerah yang dianugerahi potensi kelautan yang melimpah, Kabupaten Bangka Tengah mulai mengembangkan sektor budidaya perikanan sebagai salah satu upaya memperkuat perekonomian daerah.
Salah satu langkah konkret dilakukan Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah melalui pengembangan komoditas ikan air payau. Program tersebut dilaksanakan di Instalasi Budidaya Ikan Air Payau (IBIAP) yang berlokasi di Desa Guntung, Kecamatan Koba.
Sejak beberapa waktu lalu, Dinas Perikanan Bangka Tengah mengembangkan budidaya berbagai jenis biota air payau di lokasi tersebut, salah satunya kepiting. Di salah satu bangunan IBIAP, terlihat deretan kolam buatan berbahan plastik yang digunakan sebagai media pemijahan atau perkawinan kepiting jantan dan betina.
Di dalam kolam khusus tersebut, dua ekor kepiting tampak melakukan proses perkawinan dengan posisi bertumpuk. Sementara di bangunan lainnya, terlihat boks berwarna biru yang disusun bertingkat dan berjajar rapi.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Chazwir Chadir, menjelaskan bahwa boks bertingkat tersebut berfungsi sebagai tempat pembesaran kepiting, berbeda dengan kolam pemijahan.
“Untuk pembesaran, kami menggunakan boks bertingkat dengan sistem Recirculating Aquaculture System (RAS), yaitu sistem budidaya intensif yang mendaur ulang air secara terus-menerus melalui proses filtrasi,” jelas Chazwir.
Ia menambahkan, pengembangan budidaya di IBIAP Desa Guntung dilakukan melalui kerja sama dengan IPB University. Melalui kolaborasi tersebut, pihaknya mendapatkan pendampingan teknis dalam proses pemijahan kepiting.
“Instalasi Guntung ini memang difokuskan untuk pengembangan komoditas ikan air payau. Sejak 2024, bersama IPB University, kami mendapatkan kesempatan dan pendampingan untuk mengembangkan budidaya kepiting, khususnya pada tahap pemijahan,” ujar Chazwir, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, upaya pemijahan kepiting melalui kolam khusus ini masih tergolong baru, khususnya di Pulau Bangka, sehingga membutuhkan usaha dan pendampingan ekstra.
“Budidaya kepiting sudah cukup banyak dilakukan, tetapi untuk pemijahan masih terbatas. Beberapa pihak sudah mencoba, namun hasilnya belum maksimal. Karena itu, kami terus berproses dan berupaya meningkatkan hasilnya,” ujarnya.
Chazwir menjelaskan, pengembangan pemijahan ini bertujuan mengurangi ketergantungan pembudidaya terhadap benih kepiting yang selama ini masih mengandalkan hasil tangkapan alam.
“Harapannya, ke depan kami bisa memproduksi benih kepiting secara mandiri sehingga tidak lagi bergantung pada benih dari alam,” katanya.
Meski hingga kini belum berhasil menghasilkan benih, Chazwir menyebut progres yang dicapai menunjukkan perkembangan positif.
“Dari pengalaman di lapangan, saat ini baru mencapai tahap telur stadium dua dan belum berhasil menetas. Namun kami terus berproses dan mendapat bimbingan dari para ahli,” jelasnya.
Ia berharap, apabila pengembangan ini berhasil, hasilnya dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam melakukan budidaya kepiting secara mandiri.
“Jika pemijahan bisa dilakukan sendiri, budidaya kepiting berpotensi menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Ini merupakan riset sinergi yang diharapkan bisa ditiru masyarakat untuk mengembangkan ekonomi,” pungkas Chazwir.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)
| Dinas Perikanan Bangka Tengah Ingatkan Nelayan Perhatikan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Dinas Perikanan Bangka Tengah Proyeksikan Peningkatan Jumlah Produksi Ikan Tangkap di Tahun 2025 |
|
|---|
| Jembatan di Desa Jelutung Longsor, DPUTRP Bangka Tengah Pastikan Segera Lakukan Perbaikan |
|
|---|
| Jabatan 20 Kades Bakal Berakhir di 2026, APDESI Bangka Tengah Minta Pemkab Segera Siapkan Anggaran |
|
|---|
| Deretan Keberhasilan Program Kemenag Mulai dari Pemberdayaan Zakat Hingga Desa Sadar Kerukunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Kepiting-Air-Payau-di-Bangka-Tengah.jpg)