Kamis, 14 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Bupati Algafry Lantik Kepala Dukcapil Bangka Tengah, Lengkapi Struktur Organisasi Perangkat Daerah

Bupati Algafry Rahman resmi melantik sosok Nordianto sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bangka Tengah

Tayang:
Dok istimewa/Diskominfosta Bangka Tengah
Bupati Algafry Rahman saat melantik sosok Nordianto sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bangka Tengah pada, Selasa (3/2/2026) kemarin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Algafry Rahman resmi melantik sosok Nordianto sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bangka Tengah, Selasa (3/2/2026) kemarin.

Pelantikan tersebut dilakukan Algafry bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan sebanyak 13 nama, yang terdiri dari satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), serta sejumlah Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Algafry Rahman menyampaikan dilantiknya Kepala Dukcapil itu merupakan bagian terakhir untuk melengkapi struktur organisasi perangkat daerah.

Hal itu karena sebelumnya dirinya telah melantik 105 Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan rincian enam jabatan Esselon II, 95 Esselon III dan IV, serta empat Kepala Puskesmas dalam beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah, terakhir untuk pimpinan pratama di Bangka Tengah ini sudah kita selesaikan, termasuk Dinas Dukcapil. Mengapa ini terakhir? Karena rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri baru kita terima hari Senin kemarin, sehingga hari Selasa ini langsung kita lalui prosesnya,” ujar Algafry dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Rabu (4/2/2026).

Dikatakan Algafry, dengan dilantiknya 13 pejabat baru ini dirinya menerangkan jika saat ini tidak ada lagi kekosongan jabatan di setiap jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

“Semuanya sudah terisi, sudah klop untuk kita running. Kita siap melaju membangun Bangka Tengah agar lebih baik,” tambahnya.

Terakhir ia mengingatkan agar para pejabat tetap menjaga kinerjanya dalam melakukan pelayanan bagi masyarakat, karena bakal terus dilakukan evaluasi secara periodik.

Menurutnya, ketika ditemukan capaian kinerja yang kurang optimal pihaknya tak akan segan untuk kembali melakukan evaluasi.

“Evaluasi akan kita lakukan setiap enam bulan sekali. Jika ada yang malas, tidak ada gairah bekerja, atau tidak ada progres yang diharapkan, maka akan kita ganti. Kita membutuhkan tim yang solid dan penuh semangat pengabdian,” tambahnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved