Minggu, 19 April 2026

Berita Bangka Barat

Inovasi AIDA dan KEPITING, RSUD Kriopanting Perluas Akses Layanan Kesehatan hingga Desa

RSUD Kriopanting Bangka Selatan terus berinovasi lewat program AIDA dan KEPITING untuk menjangkau masyarakat hingga desa...

Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Cepi Marlianto
TUNGGU PELAYANAN -- Sejumlah masyarakat ketika menunggu jadwal pelayanan di RSUD Kriopanting, Kamis (9/4/2026). Kian banyaknya pelayanan dan program UHC, RSUD Kriopanting mulai diminati warga. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, terus memperkuat pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kriopanting melalui berbagai inovasi yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, termasuk hingga ke wilayah desa.

Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui peningkatan layanan di dalam rumah sakit, tetapi juga melalui program inovatif yang mampu menjangkau kelompok rentan. Dukungan program Universal Health Coverage (UHC) turut memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kriopanting, Himawan Setianto mengatakan, optimalisasi pelayanan terus dilakukan melalui berbagai inovasi unggulan. Pertama, program AIDA atau Ambulans Ibu dan Anak yang difokuskan bagi ibu hamil berisiko tinggi serta anak stunting. Program ini dijalankan dengan sistem jemput bola ke wilayah desa untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan cepat.

“Optimalisasi pelayanan sudah sering kita laksanakan, terutama melalui inovasi AIDA yang menyasar ibu risiko tinggi dan anak stunting,” kata Himawan Setianto kepada Bangkapos.com, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, inovasi AIDA tidak hanya sebatas layanan transportasi medis, tetapi juga bagian dari upaya preventif dan promotif. Tim medis secara aktif turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini dinilai efektif dalam menjangkau warga yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan.

Selain AIDA, RSUD Kriopanting juga memiliki inovasi KEPITING atau Kriopanting Edukasi Ibu Cegah Stunting. Program ini berfokus pada edukasi kepada ibu-ibu guna mencegah stunting sejak dini. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga kesehatan dan pemegang program. Fokus penanganan stunting terus dilakukan guna menekan prevalensi stunting di Kabupaten Bangka Selatan.

“Inovasi KEPITING ini kami jalankan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu agar mampu mencegah stunting,” jelas Himawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kriopanting, Himawan Setianto.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kriopanting, Himawan Setianto. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Cepi Marlianto)

Lebih jauh lanjut dia, program edukasi tersebut juga terintegrasi dengan layanan kesehatan rujukan. Sejumlah puskesmas seperti Pulau Besar, Simpang Rimba, dan Payung secara rutin merujuk pasien untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan. Terutama bagi anak-anak yang membutuhkan penanganan dokter spesialis anak.

RSUD Kriopanting yang merupakan rumah sakit tipe D dengan akreditasi paripurna, telah memiliki layanan spesialis yang cukup lengkap. Layanan rawat jalan mencakup spesialis penyakit dalam, kandungan dan kebidanan, bedah, anak, rehabilitasi medis, serta kulit dan kelamin. Ketersediaan layanan ini menjadi salah satu faktor meningkatnya kepercayaan masyarakat.

“Kami memiliki layanan spesialis yang cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Tak hanya itu, dukungan tenaga medis penunjang juga memperkuat kualitas pelayanan rumah sakit. Dokter spesialis radiologi, patologi klinik, dan anestesi tersedia untuk mendukung diagnosis dan tindakan medis. Fasilitas penunjang seperti laboratorium dan farmasi juga telah memadai.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan RSUD Kriopanting terus meningkat. Hal ini tidak terlepas dari adanya program UHC yang mempermudah akses layanan kesehatan. Dengan program tersebut, masyarakat dapat berobat dengan lebih mudah tanpa terkendala biaya. Bahkan, peningkatan kunjungan tidak hanya berasal dari wilayah Bangka Selatan. Sejumlah pasien dari daerah lain seperti Kabupaten Bangka Tengah.

“Mayoritas masyarakat kini sudah berobat ke kami, apalagi dengan adanya program UHC,” ucapnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved