Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Diskominfosta Bangka Tengah Gandeng Komdigi Atasi Blank Spot Lewat Program Kampung Internet

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati akses informasi yang setara melalui jaringan internet yang stabil dan

Tayang:
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Rifqi Nugroho
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfosta) Kabupaten Bangka Tengah Dede Lina Lindayanti saat memberikan keterangan kepada Bangkapos.com di sela agendanya pada Jumat (8/5/2026)  

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfosta) Kabupaten Bangka Tengah Dede Lina Lindayanti memastikan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur digital di seluruh wilayahnya.

Dede menerangkan, langkah itu diambil guna memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati akses informasi yang setara melalui jaringan internet yang stabil dan merata.

Ia menerangkan saat ini memang masih terdapat sejumlah wilayah yang masuk dalam kategori blank spot atau belum terjamah sinyal internet. 

"Tentu kami terus berupaya untuk meningkatkan akses jaringan internet ini. Karena di Bangka Tengah memang masih ada beberapa titik blank spot, seperti sejumlah wilayah di Kecamatan Sungaiselan ataupun Lubuk Besar," ujar Dede saat ditemui Bangkapos.com, Jumat (8/5/2026).

Dikatakan Dede, sagai solusi konkret pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah berupaya menarik program strategis dari pusat agar dapat diimplementasikan di wilayah-wilayah yang masih terkendala jaringan tersebut.

"Alhamdulillah ada program dari Komdigi terkait peningkatan internet di Desa. Jadi kami usulkan titik-titik blank spot itu agar masuk dalam program kampung internet dari Komdigi," sebutnya.

Menurutnya, pemerintah daerah menargetkan bahwa seluruh wilayah di Bangka Tengah akan sepenuhnya terbebas dari hambatan sinyal pada tahun 2027 mendatang.

Target ini dianggap realistis mengingat proses pengusulan ke tingkat kementerian telah dilakukan secara resmi sejak awal tahun ini.

"Kami terus berupaya untuk memenuhi jaringan itu di semua wilayah. Mudah-mudahan di tahun 2027 itu semua sudah selesai, kalaupun misal belum terpenuhi tentu akan kami upayakan terus bersama Komdigi," tuturnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved