Selasa, 19 Mei 2026

Berita Bangka Belitung

Lapas Narkotika Pangkalpinang Tebar 4.000 Bibit Lele dan Patin untuk Program Ketahanan Pangan

Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menebar 4.000 bibit ikan lele dan patin sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian ...

Tayang:
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/Rizki Irianda Pahlevy
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi saat mengecek kondisi kolam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 4.000 ekor bibit ikan lele dan ikan patin, ditebar Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang sebagai langkah awal persiapan panen yang direncanakan pada Agustus 2026.

Kegiatan ini pun dilakukan, di kolam perikanan sarana asimilasi dan edukasi Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang perikanan.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait ketahanan pangan, sekaligus menjadi sarana pembinaan produktif bagi warga binaan," ujar Novriadi, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan penebaran bibit ikan dilaksanakan langsung oleh Kalapas didampingi Kasi Kegiatan Kerja, Kasubsi Sarana Kerja, serta staf Giatja, dengan melibatkan enam orang warga binaan program perikanan.

"Melalui keterlibatan tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti," ucapnya.

Sebelumnya, Lapas Narkotika Pangkalpinang juga telah melaksanakan panen ikan patin sebanyak 100 kilogram dengan bobot rata-rata 2 hingga 2,5 kilogram per ekor. 

Selain itu, pada bulan Juli mendatang direncanakan panen ikan gurami sebanyak 500 ekor dengan bobot saat ini berkisar 2–2,5 ons per ekor.

Jajaran Lapas Narkotika Pangkalpinang juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala, guna memastikan perkembangan budidaya berjalan optimal hingga masa panen

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pengembangan program ini secara berkelanjutan, agar hasilnya optimal serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved