Kamis, 21 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

SPMB Tingkat SD dan SMP di Bateng Berbasis Online, Dinas Pendidikan Minta Sekolah Bantu Pendaftaran

Pihak sekolah diminta tetap membuka helpdesk untuk memfasilitasi jika terdapat orang tua calon siswa yang membutuhkan arahan lebih lanjut.

Tayang:
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Rifqi Nugroho
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Indrawadi saat ditemui Bangkapos.com di sela agendanya pada Selasa (19/5/2026). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah bakal menerapkan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berbasis online.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah Indrawadi menyampaikan, dalam pelaksanaannya pendaftaran SPMB tahun ini akan diintegrasikan melalui laman https://seperadik.bangkatengahkab.go.id/.

Meski begitu Indrawadi menegaskan, pihaknya tetap mengintruksikan masing-masing pihak sekolah tetap membuka helpdesk untuk memfasilitasi jika terdapat orang tua calon siswa yang membutuhkan arahan lebih lanjut.

"Kita menyadari memang ada beberapa kendala, mungkin kemampuan orang tua menggunakan sistem, kemudian juga akses internet. Nah, kita sudah memerintahkan sekolah supaya membuka layanan saat ada yang kesulitan untuk mendaftar melalui website Seperadik," ujar Indrawadi kepada Bangkapos.com, Selasa (19/5/2026).

Indrawadi menerangkan, disisi lain. SPMB tahun ini masih mengandalkan beberapa jalur, mulai dari zonasi, mutasi, afirmasi ataupun prestasi.

Menurutnya, pembagian jalur akan tetap didominasi oleh kuota dari jalur zonasi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan di sekitar lingkungan tempat tinggal siswa. 

"Untuk SPMB di SD, pembagiannya 80 persen dari zonasi dan 20 persen jalur mutasi. Kemudian untuk di tingkat SMP pembagian terbagi dari 60 persen jalur zonasi, 5 persen jalur mutasi, kemudian jalur prestasi 25 persen dan 10 persen melalui afirmasi," tuturnya.

Terakhir Indrawadi memastikan, pihaknya memiliki komitmen kuat agar tidak boleh ada anak usia sekolah di Bangka Tengah yang ditolak. 

"Jadi jika ada sekolah yang kuotanya melebihi daya tampung, Dinas Pendidikan akan langsung turun tangan untuk mengarahkan siswa ke sekolah alternatif terdekat," tutupnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved