Berita Bangka Selatan
Harga TBS Sawit Petani Basel Naik hingga Rp2.578 per Kg, Ini Faktornya
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani swadaya mandiri Kabupaten Bangka Selatan terus mengalami kenaikan. ...
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani swadaya mandiri di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, terus menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp2.150 per kilogram kini meningkat menjadi Rp2.478 hingga Rp2.578 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut disambut baik oleh pemerintah daerah karena dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha perkebunan rakyat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, kenaikan harga TBS memberikan harapan baru bagi para pekebun swadaya. Membaiknya harga jual akan membantu petani memenuhi kebutuhan operasional kebun yang selama ini cukup membebani biaya produksi. Kondisi itu juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi pekebun kelapa sawit di daerah tersebut.
“Kondisi ini menunjukkan tren yang cukup baik bagi petani,” kata Risvandika kepada Bangkapos.com, Sabtu (6/6/2026).
Risvandika menjelaskan, kenaikan harga sawit tidak terjadi tanpa alasan. Faktor utamanya adalah adanya upaya pemerintah pusat bersama para pemangku kepentingan industri sawit untuk menjaga kestabilan harga di tingkat petani. Kesepahaman tersebut lahir dari koordinasi antara pemerintah, asosiasi petani sawit, dan pelaku usaha yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.
Selain itu, harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar dunia yang masih stabil turut menjadi penopang penguatan harga TBS di tingkat petani. Menurut Risvandika, tidak adanya penurunan harga komoditas turunan sawit di pasar global membuat harga sawit di daerah seharusnya tetap terjaga. Karena itu, tren kenaikan yang mulai dirasakan petani Bangka Selatan dinilai sesuai dengan kondisi pasar saat ini.
“Alhamdulillah faktor terjadinya kenaikan ini karena sudah ada instruksi dari pusat, khususnya Kementerian Pertanian. Harga CPO dunia dan kernel dunia tidak mengalami penurunan,” jelas Risvandika.
Hingga kini pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memperjuangkan harga yang lebih baik bagi petani swadaya mandiri. Selama ini, harga TBS untuk kebun mitra telah mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah provinsi bersama perusahaan melalui mekanisme penetapan harga resmi. Sementara itu, petani swadaya yang belum bermitra dengan perusahaan masih membutuhkan formulasi kebijakan agar memperoleh harga yang lebih layak dan sesuai kondisi pasar.
Risvandika menambahkan, pemerintah berharap harga sawit petani di Bangka Selatan ke depan dapat semakin mendekati harga yang berlaku bagi kebun mitra. Dengan kesesuaian harga tersebut, seluruh petani berpeluang memperoleh manfaat yang lebih merata dari membaiknya kondisi industri sawit. Upaya itu juga diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan usaha perkebunan rakyat di tengah fluktuasi pasar komoditas.
“Harapan kita harga petani di Bangka Selatan bisa sesuai dengan harga yang ditetapkan dan disepakati bersama,” ujarnya.
Kendati demikian saat ini terdapat lima pabrik kelapa sawit yang beroperasi dan menerima hasil panen petani di Kabupaten Bangka Selatan. Pemerintah daerah mencatat perusahaan-perusahaan tersebut telah menjalankan ketentuan harga sesuai aturan yang berlaku untuk kebun mitra. Kepatuhan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas tata niaga sawit di daerah.
“Alhamdulillah sampai saat ini semua pabrik sudah mulai mengikuti sesuai aturan yang ditetapkan untuk kebun mitra,” ucap Risvandika.
Berikut Harga TBS Lima PKS di Kabupaten Bangka Selatan
- PT. Bumi Sawit Sukses Pratama (BSSP) Simpang Rimba
- Tenera Rp2.830
- Dura Rp2.288
- PT. Mentari Sawit Makmur (MSM) Ranggas Rp2.870
- PT. Tama Buana Jaya (TBJ) Jeriji Rp2.670
- PT. Banka Agro Plantari (BAP) Bedengung Rp2.900
- PT. Bhumi Palmindo Kencana (BPK) Payung Rp2.900
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| Harga Sawit Kabupaten Bangka Selatan Tembus Rp2.900 per Kilogram |
|
|---|
| Lerai Keributan dengan Orangtua, Pemuda di Bangka Selatan Malah Dibacok Pecahan Toples |
|
|---|
| Perubahan Iklim Kian Nyata, Pemkab Bangka Selatan Dorong 5 Gerakan Nyata |
|
|---|
| Dari Rumah Tangga hingga TPA, Pemkab Bangka Selatan Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| 3 Ton Sampah Diangkut dari Pesisir Bangka Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/TBS-sawit-di-bangka-barat.jpg)