Rabu, 10 Juni 2026

Bangka Pos Hari Ini

Dana Operasional SPPG Tersendat, SPPG Air Mesu Timur Setop Satu Hari

Di Bangka Belitung, SPPG Air Mesu Timur terpaksa menghentikan distribusi makanan bergizi selama satu hari karena anggaran operasional baru masuk sore

Tayang:
Bangka Pos
Bangka Pos, Selasa (9/6/2026) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Keterlambatan pencairan dana operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berdampak pada layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah daerah.

Di Bangka Belitung, SPPG Air Mesu Timur terpaksa menghentikan distribusi makanan bergizi selama satu hari pada Selasa (9/6) karena anggaran operasional baru masuk menjelang sore.

Kepala SPPG Air Mesu Timur, Ade Meza, mengatakan dana operasional memang telah masuk ke rekening virtual account pada Senin sore.

Namun waktu yang tersedia tidak cukup untuk melakukan pengadaan bahan baku dalam jumlah besar guna memenuhi kebutuhan ribuan porsi makanan yang harus didistribusikan keesokan harinya.

“Dananya memang cair sore tadi. Tapi tidak mungkin langsung digunakan. Supplier juga perlu waktu untuk menyiapkan bahan.

Misalnya ayam harus dipotong ribuan porsi dan sayuran harus disiapkan. Kondisinya sangat mendadak sehingga distribusi besok pagi tidak memungkinkan,” kata Ade, Senin (8/6).

Menurut dia, sebelum dana masuk, pihaknya telah lebih dahulu memberi pemberitahuan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat mengenai kemungkinan penghentian sementara distribusi makanan.

Langkah tersebut diambil karena sisa anggaran yang tersedia tidak lagi mencukupi untuk pengadaan bahan baku dalam jumlah besar.

Ade menjelaskan operasional dapur MBG tidak diperkenankan berjalan apabila saldo operasional berada di bawah batas minimal yang telah ditetapkan. Karena itu, pihaknya sempat menyiapkan sejumlah skenario, termasuk penghentian layanan hingga beberapa hari kedepan apabila pencairan dana belum dilakukan.

“Kami sudah menyiapkan alternatif menu yang lebih sederhana dengan bahan yang mudah diperoleh apabila dana cair mendadak. Namun karena dana baru masuk sore hari, waktu persiapan tetap tidak mencukupi,”
ujarnya.

Meski demikian, Ade memastikan layanan MBG di wilayah Air Mesu Timur akan kembali berjalan normal mulai Rabu (10/6) setelah seluruh kebutuhan bahan baku berhasil dipenuhi. Ia menyebut keterlambatan pencairan
dana ini merupakan kejadian pertama sejak dapur MBG yang dipimpinnya beroperasi sekitar delapan bulan lalu.

“Selama delapan bulan berjalan, baru kali ini kami mengalami kendala seperti ini. Sebelumnya distribusi tidak pernah terhenti karena masalah pencairan dana,” katanya.

Ade menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, keterlambatan pencairan dana juga dialami sejumlah SPPG di berbagai daerah di Indonesia. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan proses penyesuaian administrasi di tingkat pusat.

Gangguan operasional serupa terjadi di sejumlah wilayah lain. Di Batam, Kepulauan Riau, puluhan SPPG menghentikan operasional karena dana APBN belum masuk ke rekening masing-masing.

Sementara di Kota Serang, Banten, sebanyak 28 SPPG sempat berhenti beroperasi karena pencairan dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum dilakukan.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved