Jumat, 17 April 2026

Cak Imin Respons Kepala SPPG Viral Joget-joget: Ada yang Overreacting, Kadang Flexing

Kehadiran SPPG atau dapur MBG memang memberikan efek positif, baik bagi dunia usaha maupun program pemerintah

YouTube KPU RI
RESPONS KEPALA SPPG -- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyoroti sikap sejumlah pemilik SPPG dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional. 

BANGKAPOS.COM -- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyoroti sikap sejumlah pemilik SPPG dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis yang berlangsung di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

“Yang pertama tumbuhnya pengusaha-pengusaha baru produk SPPG, produk BGN ini kita rasakan. Ada juga yang overacting tentu saja,” kata Muhaimin dalam forum tersebut.

Baca juga: Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 17 April 2026 Naik atau Turun, Cek Juga Ketentuan Buyback

Ia melihat fenomena ini sebagai dampak dari semakin banyaknya pelaku usaha yang terlibat dalam program layanan gizi.

Menurutnya, kehadiran SPPG atau dapur MBG memang memberikan efek positif, baik bagi dunia usaha maupun program pemerintah secara keseluruhan.

“Kalau kita lihat di sosial media dan banyak pengusaha-pengusaha baru gabung. Saking bahagianya kadang-kadang flexing di sosial media,” ucapnya.

Muhaimin menambahkan, sebagian pelaku usaha terlihat terlalu bersemangat hingga menampilkan aktivitas mereka secara berlebihan di media sosial.

Ia menilai hal itu merupakan bagian dari dinamika yang muncul dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Karena itu kepada pengusaha-pengusaha baru, syukuri, tumbuhkan kreativitas dan inovasi tapa harus kemudian menjadi kontroversi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengimbau para pelaku usaha untuk tetap bersyukur, terus berinovasi, serta menghindari tindakan yang dapat memicu polemik di ruang publik.

Kasus pemilik SPPG yang sempat viral

Sebelumnya, seorang pemilik SPPG di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, bernama Hendrik Irawan sempat menjadi sorotan di media sosial setelah aksinya berjoget di dapur program MBG beredar luas.

Tak hanya itu, Hendrik juga memperlihatkan dirinya menerima insentif sebesar Rp 6 juta per hari dari program tersebut.

Atas kejadian itu, BGN memberikan teguran keras karena dinilai berlebihan.

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Hendrik telah dipanggil dan ditegur langsung oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN.

Nanik menyayangkan tindakan tersebut, terutama aksi berjoget di area SPPG.

"Sudah ditegur keras. Yang jelas kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian," kata Nanik.
 

(Tribun Trends/Tribunnews/Bangka Pos)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved