Rabu, 10 Juni 2026

Sosok Josepha Alexandra Peserta LCC MPR RI Dicurangi Juri, Jawabannya Disalahkan Dyastasita Budi

Josepha Alexandra alias Ocha adalah siswi dari SMAN 1 Pontianak. Ocha bukan baru pertama kali ikut lomba cerdas cermat MPR.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Dedy Qurniawan
Kolase Tribun Bogor | YouTube
PESERTA LCC -- (kiri) Josepha Alexandra alias Ocha adalah siswi dari SMAN 1 Pontianak / (kanan) Juri Dyastasita WB | Saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, jawaban Ocha disalahkan juri. Tak hanya disalahkan, namun grup Ocha turut diberi nilai minus 5 atau dikurangi 5. 

Ringkasan Berita:
  • Josepha Alexandra alias Ocha menjadi wakil dari SMAN 1 Pontianak dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI.
  • Ocha bukan baru pertama kali ikut lomba cerdas cermat MPR. Di tahun 2025 lalu, Ocha berhasil menyabet juara 1 lomba cerdas cermat MPR bersama teman-temannya
  • Sosok Ocha menjadi sorotan setelah jawabannya dalam acara LCC yang digelar di Kalimantan Barat pada 9 Mei 2026, disalahkan juri.

 

BANGKAPOS.COM -- Inilah sosok Josepha Alexandra alias Ocha, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang jawabannya disalahkan juri, Dyastasita Widya Budi.

Saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, jawaban Ocha disalahkan juri.

Tak hanya disalahkan, namun grup Ocha turut diberi nilai minus 5 atau dikurangi 5.

Peristiwa ini menjadi sorotan hinga viral di Tanah Air lantaran juri dinilai tidak adil karena jawaban yang diberikan Ocha benar, namun disalahkan.

Josepha Alexandra alias Ocha adalah siswi dari SMAN 1 Pontianak.

Ocha bukan baru pertama kali ikut lomba cerdas cermat MPR.

Baca juga: Sosok Dyastasita Widya Budi, Juri LCC 4 Pilar MPR RI Salahkan Jawaban Peserta dan Beri Nilai Minus

Di tahun 2025 lalu, Ocha berhasil menyabet juara 1 lomba cerdas cermat MPR bersama teman-temannya.

Awal Mula Kejadian

Dalam video yang dilansir dari laman MPR RI, dugaan kecurangan bermula saat MC membacakan soal berupa pertanyaaan untuk dijawab peserta.

"Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. Namun untuk menjadi anggota BPK, keterkaitan dengan Dewan Perwakilan Daerah tetap dijaga. DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?" tanya MC.

Ocha lantas berhasil memencet bel terlebih dahulu sehingga dipersilahkan untuk menjawab.

Dengan penuh percaya diri, Ocha menjawab pertanyaan yang diberikan soal pemilihan anggota BPK.

"Anggota-anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh presiden," ujar Ocha.

Usai mendengar jawaban dari Ocha, juri bernama Dyastasita WB langsung memberikan nilai.

Juri tersebut menyebut bahwa jawaban Ocha salah sehingga diberi nilai minus.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved