Selasa, 28 April 2026

Doa dan Amalan

Doa Penghapus Dosa dan Taubat dalam Islam Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Simak doa penghapus dosa dan taubat lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya. Pelajari juga amalan penghapus dosa menurut Al-Qur’an

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Bangkapos.com
DOA PENGHAPUS DOSA--Doa Penghapus Dosa dan Taubat dalam Islam Lengkap Arab, Latin, dan Artinya 

BANGKAPOS.COM--Setiap manusia tidak luput dari dosa, baik kecil maupun besar.

Namun, Allah SWT memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi hamba-Nya untuk bertaubat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap bani Adam berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang bertaubat.”

Doa Penghapus Dosa

Salah satu doa taubat yang diajarkan Rasulullah SAW:

Arab:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ لك بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin:

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzu bika min syarri ma shana’tu, abu’u laka bini’matika ‘alayya wa abu’u bidzanbi faghfirli fa innahu laa yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, aku berada di atas janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Doa Nabi Adam AS

Ketika melakukan kesalahan, Nabi Adam AS memanjatkan doa taubat berikut:

Arab:

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Latin:

Qālā rabbanā ẓalamnā anfusanā wa illam taghfir lanā wa tarḥamnā lanakụnanna minal-khāsirīn.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Al-A’raf: 23)

Doa Nabi Yunus AS

Ketika berada dalam kegelapan perut ikan paus, Nabi Yunus AS berdoa:

Arab:

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

Latin:

Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.

Artinya:

“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya: 87)

Doa penghapus dosa yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada Abu Bakar

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِيْ، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Latin:

Allahumma inni zhalamtu nafsi zhulman katsīran, wa lā yaghfirudz dzunūba illā anta, faghfir lī maghfiratan min ‘indika, warḥamnī, innaka antal ghafūrur raḥīm.

Artinya:

“Ya Allah, sungguh aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Amalan Penghapus Dosa

Menurut Ustadz Adi Hidayat, beberapa amalan yang dapat menghapus dosa antara lain:

  • Memperbanyak istighfar (QS. Az-Zariyat: 18).
  • Mengikuti sunnah Nabi sebagai bukti cinta kepada Rasulullah SAW.
  • Bertaubat dengan sungguh-sungguh serta berusaha tidak mengulangi kesalahan.

Allah Maha Pengampun

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

QS. Az-Zumar: 53-54

Arab:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53)

وَأَنِيْبُوْا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوْا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُوْنَ (54)

Latin:

Qul yā ‘ibādiya alladzīna asrafū ‘alā anfusihim lā taqnaṭū min raḥmatillāh, innallāha yaghfiru dz-dzunūba jamī‘ā, innahu huwa al-ghafūru r-raḥīm (53).
Wa anībū ilā rabbikum wa aslimū lahu min qabli an ya’tiyakumul ‘adzābu ṡumma lā tunṣarūn (54).

Artinya:

“Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kepada Tuhanmu, berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong lagi.”

Islam membuka pintu taubat selebar-lebarnya bagi siapa saja yang berbuat dosa, kecuali dosa syirik yang tidak diampuni jika tidak ditinggalkan.

Maka, perbanyaklah istighfar, ikuti sunnah Nabi, serta panjatkan doa-doa taubat agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita.

(Bangkapos.com/Zulkodri)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved