Jumat, 1 Mei 2026

Doa Pelunas Utang dari Rasulullah saw, Allahummakfini Bihalalika An Haramika, Amalkan

Artinya: “Ya Allah, Cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal hingga aku terhindar dari yang haram.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Fitri Wahyuni
Freepik
DOA PELUNAS UTANG -- Doa Pelunas Utang dari Rasulullah saw, Allahummakfini Bihalalika An Haramika, Amalkan 

BANGKAPOS.COM -- Islam tidak melarang utang, selama dilakukan dengan niat baik dan sesuai prinsip syariah (tanpa riba).

Paling penting, utang dipastikan harus dilunasi tepat waktu sesuai dengan kesepakatan antar pihak yang berutang dan yang memberi utang.

Berikut ini doa melunasi utang yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

Baca juga: Arti Qala Inni Abdullahi Ataniyal Kitaba wa Jaalna Nabiya, Surat Maryam Ayat 30: Aku Hamba Allah

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumma-kfini bihalalika ‘an harāmika, wa aghnini bifadlika ‘amman siwak.

Artinya: “Ya Allah, Cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal hingga aku terhindar dari yang haram. Perkayalah aku dengan karunia-Mu hingga aku tidak meminta kepada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi)

Doa di atas merupakan doa pembuka pintu rezeki yang dapat diamalkan saat menghadapi kesulitan membayar utang.

Doa tersebut cukup familiar dan banyak dibaca oleh imam ketika zikir setelah salat.

Baca juga: Doa Sebelum Belajar Lengkap Tulisan Arab dan Arti, Robbi Zidni Ilman Warzuqni Fahman

Selain dengan berdoa, seorang yang berutang juga diharuskan berikhtiar atau berusaha untuk mencari rezeki guna melunasi utang-utangnya.

Usaha dan doa adalah milik manusia, sementara hasilnya serahkan kepada Allah SWT.

Seorang ulama Ustaz Adi Hidayat lewat kanal YouTube pernah menjelaskan terkait doa pelunas utang ini.

Bahkan beliau memberikan waktu-waktu terbaik bagi seorang hamba untuk membaca doa ini.

"Allahumma ikfina bikhalalika an haromika wa bifadhlika amman syiwaka, bagi antum yang ikhwan, bacakan itu selepas selesai jumat (salat jumat), jangan cepat-cepat keluar, dzikir walau sejenak, memohon kepada Allah bacakan doa itu,"

"istri boleh bacakan di saat-saat ba'da ashar menjelang ke maghrib. Bacakan itu minta kepada Allah," kata Ustaz Adi Hidayat.

Lebih jelas, Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa doa Allahummakfini Bihalalika Anharomika sebagai doa pelunas utang memiliki riwayat yang jelas.

Setidaknya ada dua keutamaan, di antaranya dapat membebaskan seorang hamba dari utang, dan yang kedua mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT.

"Faedahnya dua, ini riwayatnya masyur sekali. Pertama Allah akan bebaskan antum dari utang-utang yang melilit dalam kehidupan,"

"Lalu Allah akan muliakan antum dengan semua kemuliaan terbaik yang Allah berikan kepada antum," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Kemuliaan terbaik yang dimaksud misalnya Anda bekerja di suatu tempat, maka Allah akan berikan rezeki paling baik untuk Anda.

Atau jika Anda adalah seorang pelajar dan mengamalkan doa ini, maka Allah akan berikan kebaikan terbaik dalam proses belajar Anda.

"Jadi kalau antum bekerja, itu Allah berikan yang paling bagus rezekinya,"

"kalau antum belajar, diberikan yang paling utama nilai-nilai kebaikannya," terang Ustaz Adi Hidayat.

Allahumma ikfina bikhalalika an haromika wa bifadhlika amman syiwaka,

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram."

"Perkayalah aku dengan kenikmatan-Mu (hingga aku tidak meminta) kepada selain-Mu (HR Tirmidzi)."

"Baca ini walaupun singkat, insyaAllah faedahnya itu sangat kuat," tutup Ustaz Adi Hidayat.

Doa Memohon Rahmat agar Terbebas dari Kesulitan

اللَّهُمَّ يَا فَارِجَ الْهَمِّ ، كَاشِفَ الْغَمِّ ، مُجِيبَ دَعْوَةَ الْمُضْطَرِّينَ ، رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَرَحِيمَهُمَا ، أَنْتَ تَرْحَمُنِي ، فَارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

Allāhumma yā fārijal-hamm, kāsyifal-ghamm, mujība da‘watal-muḍṭarrīn, raḥmānad-dunyā wal-ākhirah wa raḥīmahumā, anta tarḥamunī, farḥamnī raḥmatan tugh’nīnī bihā ‘an raḥmati man siwāk.

Artinya: “Ya Allah, yang menghilangkan kerisauan, pengikis gundah gulana, pengabul doa orang yang menderita.

Engkau Maha Pengasih dunia dan akhirat. Engkau yang menyayangiku, limpahkanlah rahmat-Mu kepadaku sehingga aku tidak lagi membutuhkan pertolongan selain dari-Mu.”

Doa Berlindung dari Lilitan Utang

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-hammi wal-ḥazan, wa a‘ūdzu bika minal-‘ajzi wal-kasal, wa a‘ūdzu bika minal-jubni wal-bukhl, wa a‘ūdzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijāl.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesumpekan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari ketakutan dan kekikiran, dari lilitan utang dan kezaliman manusia.”

Doa Mohon Rezeki Halal dan Luas

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَرَرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Allāhumma innī as’aluka an tarzuqanī rizqan ḥalālan wāsi‘an ṭayyiban min ghairi ta‘abin wa lā masyaqqah wa lā ḍarar wa lā naṣab, innaka ‘alā kulli syai’in qadīr.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu rezeki halal, luas, baik, tanpa kepayahan, tanpa kesulitan, tanpa mudarat, dan tanpa keletihan. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Doa Mohon Rezeki Melimpah

اللَّهُمَّ يَا أَحَدُ يَا وَاحِدُ يَا مَوْجُودُ يَا جَوَّادُ يَا بَاسِطُ يَا كَرِيمُ يَا وَهَّابُ يَا ذَا الطَّوْلِ يَا غَنِيُّ يَا مُغْنِي يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ يَا عَلِيمُ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ يَا رَحْمَانُ يَا رَحِيمُ يَا بَدِيعَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ انْفَحْنِي مِنْكَ بِنَفْحَةِ خَيْرٍ تُغْنِينِي عَمَّنْ سِوَاكَ

Allāhumma yā Aḥadu yā Wāḥidu yā Mawjūdu yā Jawwādu yā Bāsiṭu yā Karīmu yā Wahhābu yā Dzattawli yā Ghanīyyu yā Mughnī yā Fattāḥu yā Razzāqu yā ‘Alīmu yā Ḥayyu yā Qayyūmu yā Raḥmānu yā Raḥīmu yā Badī‘as-samāwāti wal-arḍi yā Dzal-jalāli wal-ikrām yā Ḥannānu yā Mannānu, infaḥnī minka binafḥati khairin tugh’nīnī ‘amman siwāk.

Artinya: “Ya Allah, wahai Zat Yang Esa, Maha Pemurah, Maha Pemberi, Maha Pembuka rezeki, limpahkanlah kepadaku rezeki yang melimpah sehingga aku tidak lagi mengharapkan dari selain-Mu.”

Wallahualam Bissawab ...

(Bangkapos.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved