Doa dan Amalan
Doa Nabi Sulaiman Lengkap Arab, Latin, dan Artinya serta Amalan Pembuka Rezeki
Inilah doa-doa Nabi Sulaiman yang masyhur dalam Al-Qur’an, lengkap teks Arab, latin, arti, dan maknanya. Plus empat amalan sunnah agar rezeki lancar
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM--Kisah Nabi Sulaiman `alaihissalam selalu menarik untuk dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau adalah seorang nabi sekaligus raja yang diberikan keistimewaan luar biasa oleh Allah SWT, baik berupa kerajaan yang megah, kekuasaan yang tak tertandingi, hingga kemampuan memahami bahasa hewan dan jin.
Namun di balik semua karunia itu, Nabi Sulaiman tetap dikenal sebagai sosok yang tawadhu’, penuh rasa syukur, dan selalu berdoa kepada Allah agar nikmat yang diberikan menjadi berkah.
Salah satu doa Nabi Sulaiman yang paling masyhur adalah doa untuk mensyukuri nikmat, doa meminta kerajaan yang tidak dimiliki orang lain, serta doa menundukkan hati.
Doa-doa ini bukan sekadar bacaan, melainkan sarana spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus permohonan agar hidup dipenuhi keberkahan dan rezeki yang halal.
Doa Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an
1. Doa Mensyukuri Nikmat
Arab:
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Latin:
Robbi auzi'nii an asykuro ni'matakal latii an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shoolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii 'ibaadikash shoolihiin.
Artinya:
"Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh." (QS. An-Naml: 19)
Doa ini mengajarkan pentingnya bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, baik kepada diri sendiri maupun orang tua.
2. Doa Meminta Kerajaan
Arab:
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِي لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِيٓ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ
Latin:
Rabbi ighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba'dii innaka anta alwahhaabu.
Artinya:
"Ya Rabbku, ampunilah segala dosaku dan beri kepadaku kerajaan yang tidak akan bisa dimiliki oleh seorangpun setelahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi." (QS. Shad: 35)
Doa ini menunjukkan permohonan Nabi Sulaiman kepada Allah untuk diberikan kerajaan yang luar biasa, tetapi tetap diiringi permohonan ampunan dosa.
3. Doa Menundukkan Hati
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ
Latin:
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alla ta'luu 'alayya wa'tuunii muslimiin.
Artinya:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu berlaku sombong kepadaku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri." (QS. An-Naml: 31)
Doa ini mengajarkan tentang kerendahan hati, menghindari kesombongan, dan mengajak manusia untuk tunduk kepada Allah.
Empat Amalan agar Rezeki Selalu Berlimpah
Rezeki dalam Islam bukan sekadar uang atau harta benda, tetapi mencakup segala nikmat yang Allah berikan: kesehatan, kebahagiaan, keturunan, hingga keimanan.
Agar rezeki senantiasa berkah dan mencukupi, umat Islam diajarkan untuk berusaha, berdoa, dan mengamalkan ibadah sunnah tertentu.
Berikut empat amalan yang diyakini dapat melapangkan rezeki:
1. Membaca Doa Nabi Sulaiman
Selain doa kerajaan, Nabi Sulaiman juga berdoa agar selalu bersyukur. Doa ini bisa diamalkan untuk memohon kecukupan dan keberkahan hidup.
QS. Shad: 35
قَالَ رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِى لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ
Qaala rabbi ighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba’dii innaka anta alwahhaabu
"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi."
QS. An-Naml: 19
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Fatabassama dahikan min qawlihaa waqaala rabbi awzi’nii an asykura ni’mataka allatii an’amta ‘alayya wa’alaa waalidayya wa-an a’mala shaalihan tardaahu wa-adkhilnii birahmatika fii ‘ibaadika alshshaalihiina
"Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu dan agar aku termasuk hamba-Mu yang shaleh."
2. Membaca Asmaul Husna
Mengulang-ulang 99 nama Allah dengan penuh penghayatan diyakini membuka pintu rezeki.
Setiap nama Allah memiliki makna dan kekuatan spiritual yang mendekatkan hamba kepada Sang Pencipta.
Contoh yang sering diamalkan untuk rezeki:
- Ar-Razzaaq (الرزاق) – Maha Pemberi Rezeki
- Al-Wahhaab (الوهاب) – Maha Pemberi Karunia
- Al-Ghaniyy (الغنى) – Maha Kaya
3. Membaca Surah Al-Waqiah
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya." (HR. Baihaqi)
Surah ini dikenal sebagai surah kekayaan karena kandungannya mengingatkan manusia akan hari kiamat, sekaligus menanamkan keyakinan bahwa Allah-lah yang menjamin rezeki.
4. Mengerjakan Sholat Dhuha
Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan di waktu pagi menjelang siang. Dalam sebuah hadits qudsi, Allah berfirman:
يَابْنَ آدَمَ ، صَلِّ لِي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ
"Wahai anak Adam, shalatlah 4 rakaat untuk-Ku pada waktu Dhuha, maka Aku akan mencukupkan rezekimu hingga akhir hari." (HR. At-Tirmidzi)
Doa Sholat Dhuha:
Arab:
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ
Latin:
Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-‘ismata ‘ismatuka.
Allahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu.
Artinya:
"Ya Allah, jika rezekiku ada di langit turunkanlah, jika di bumi keluarkanlah, jika sulit mudahkanlah, jika haram sucikanlah, dan jika jauh dekatkanlah."
Doa-doa Nabi Sulaiman bukan hanya rangkaian kata indah, melainkan doa penuh makna yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ditambah dengan amalan sunnah seperti membaca Asmaul Husna, Surah Al-Waqiah, dan sholat dhuha, insya Allah pintu rezeki akan terbuka lebar, penuh keberkahan, dan mendatangkan ketenangan hati.
Hidup yang berkah bukan diukur dari banyaknya harta semata, melainkan dari sejauh mana kita mensyukuri nikmat, beramal saleh, dan senantiasa bergantung kepada Allah SWT.(*)
(Bangkapos.com/Zulkodri)
| Hukum Potong Rambut Sebelum Kurban Idul Adha 1447 H, Niat dan Doa Kurban Lengkap |
|
|---|
| 9 Doa Pendek Penghapus Dosa Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Amalan Ringan Berpahala Besar |
|
|---|
| Amalan Sunnah Menjelang Idul Adha 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Dzulhijjah |
|
|---|
| Doa Anak untuk Orang Tua Berangkat Haji, Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
| Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi : Ghufrānakal ḥamdu lillahil lazi azhaba ‘annil aza wa ‘afani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250731-Doa-Nabi-Yunus5.jpg)