Jumat, 24 April 2026

Ramadhan 2026

Doa Puasa Hari ke-19 Ramadhan: Mohon Keberkahan dan Jalan Menuju Kebaikan

Doa puasa hari ke-19 Ramadhan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya. Ketahui juga keutamaan berdoa di bulan Ramadhan

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Bangkapos.com
Doa Puasa Hari ke-19 Ramadhan: Mohon Keberkahan dan Jalan Menuju Kebaikan 
Ringkasan Berita:Memasuki hari ke-19 Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk memohon keberkahan dan kemudahan dalam meraih kebaikan.
Berikut doa puasa hari ke-19 Ramadhan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya, serta penjelasan keutamaan puasa dalam Al-Qur’an

BANGKAPOS.COM--Bulan Ramadhan merupakan waktu yang penuh berkah bagi umat Islam.

Selain menahan lapar dan dahaga, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa setiap hari selama menjalankan puasa.

Memasuki hari ke-19 Ramadhan, terdapat doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan dan dimudahkan dalam meraih berbagai kebaikan.

Berikut doa puasa hari ke-19 Ramadhan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

Doa Puasa Hari ke-19 Ramadhan

Tulisan Arab:

اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيْلِيْ إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لاَ تَحْرِمْنِيْ قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِيْنِ

Latin:

Allâhumma waffir hadzdzî min barakâtihi wa sahhil sabîlî ilâ khayrâtihi walâ tahrimnî qabûla hasanâtihi yâ hâdiyan ilal haqqil mubîna.

Artinya:

“Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih bisa menikmati berkat-berkat-Mu dan mudahkanlah jalanku untuk mendapatkan berbagai kebaikan. Jangan Engkau haramkan aku untuk menerima amal-amal baiknya. Wahai Pemberi petunjuk menuju jalan yang terang.”

Tujuan Puasa Ramadhan dalam Islam

Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, ibadah puasa merupakan sarana penyucian jiwa serta pembentukan pribadi yang bertakwa kepada Allah SWT.

Hal tersebut ditegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183.

Surah Al-Baqarah Ayat 183
Tulisan Arab:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Latin:

Yā ayyuhalladzīna āmanū kutiba ‘alaikumush shiyāmu kamā kutiba ‘alalladzīna min qablikum la‘allakum tattaqūn.

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk insan bertakwa, yakni pribadi yang selalu sadar akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Rasulullah SAW juga menjelaskan tentang kemuliaan bulan Ramadhan dalam sebuah hadis yang sangat populer di kalangan umat Islam.

Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa berbagai aktivitas seorang Muslim di bulan Ramadhan dapat bernilai ibadah.

“Nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu bernilai ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dikabulkan.”

Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya bulan Ramadhan, di mana setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Keutamaan Memperbanyak Doa di Bulan Ramadhan

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan adalah memperbanyak doa.

Ramadhan dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan dan waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Beberapa waktu yang dianggap paling utama untuk berdoa antara lain saat sahur, menjelang berbuka puasa, setelah melaksanakan shalat fardhu, serta pada sepertiga malam terakhir.

Dengan memperbanyak doa dan ibadah di bulan Ramadhan, umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan serta mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

(Bangkapos.com/Zulkodri)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved