Doa dan Amalan
6 Cara Nabi Muhammad SAW Rayakan Idulfitri, Bukan Sekadar Tradisi tapi Penuh Makna
Banyak yang belum tahu, ini 6 sunnah Nabi Muhammad SAW saat Idulfitri yang bisa membawa keberkahan. Jangan sampai Lebaran hanya jadi tradisi
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:Lebaran bukan cuma soal baju baru dan kumpul keluarga. Ada sunnah penting dari Nabi Muhammad SAW yang justru sering terlupakan. Mulai dari takbir sejak malam, salat malam, hingga makan sebelum salat Id, semuanya punya makna mendalam. Sudahkah kamu melakukannya?
BANGKAPOS.COM--Perayaan Hari Raya Idulfitri bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momentum spiritual yang sangat penting bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Di tengah berbagai kebiasaan modern yang berkembang, umat Muslim diingatkan untuk kembali meneladani cara Nabi Muhammad SAW dalam merayakan hari kemenangan tersebut.
Sejumlah amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah diyakini mampu menghadirkan keberkahan serta memperkuat nilai ibadah dalam perayaan Idulfitri.
Idulfitri: Lebih dari Sekadar Tradisi
Idulfitri sering kali identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga, saling bermaafan, hingga hidangan khas Lebaran.
Namun, di balik itu semua, terdapat nilai spiritual yang jauh lebih dalam.
Menurut penjelasan Sukron Farda dalam program keagamaan, memahami cara Rasulullah merayakan Idulfitri dapat menjadi panduan agar umat Islam tidak hanya merayakan secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah.
“Dengan meneladani Rasulullah, kita bisa mendapatkan keberkahan dari hari raya Idulfitri,” ujarnya.
1. Memperbanyak Takbir Sejak Malam Hari
Salah satu amalan utama yang dilakukan Rasulullah adalah memperbanyak takbir sejak malam Idulfitri.
Takbir dikumandangkan setelah waktu Magrib hingga menjelang pelaksanaan salat Id.
Amalan ini menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT sekaligus ungkapan rasa syukur atas keberhasilan menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
2. Menghidupkan Malam Idulfitri
Malam Idulfitri juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk diisi dengan ibadah.
Meski hanya dengan salat malam dua rakaat, amalan ini memiliki keutamaan besar.
Dalam hadis disebutkan bahwa siapa yang menghidupkan malam Idulfitri dengan ibadah, maka hatinya akan dijaga dari kekerasan.
Ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah.
3. Mandi Sunnah Sebelum Salat Id
Sebelum melaksanakan salat Id, Rasulullah SAW juga mencontohkan untuk mandi sunnah sebagai bentuk penyucian diri.
Berikut niat mandi Idulfitri:
Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ الْفِطْرِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitul ghusla li ‘idil fitri lillahi ta’ala
Artinya:
“Saya niat mandi Idul Fitri karena Allah Ta’ala.”
Mandi ini dapat dilakukan sejak tengah malam hingga sebelum waktu subuh, dan menjadi simbol kebersihan lahir dalam menyambut hari raya.
4. Mengenakan Pakaian Terbaik
Dalam menyambut Idulfitri, Rasulullah SAW mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki.
Hal ini bukan berarti harus pakaian baru, melainkan pakaian yang paling layak dan pantas.
Tradisi ini mencerminkan rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap hari besar umat Islam.
5. Memperbanyak Zikir dan Mengingat Allah
Di tengah suasana bahagia, Rasulullah tetap memperbanyak zikir dan mengingat Allah. Ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak boleh melalaikan umat dari ibadah.
Momentum Idulfitri justru menjadi waktu yang tepat untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
6. Makan Sebelum Salat Id
Sunnah lain yang dilakukan Rasulullah adalah makan sebelum berangkat salat Id.
Biasanya, beliau mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil.
Hal ini menjadi simbol bahwa hari Idulfitri adalah hari berbuka dan bukan lagi hari berpuasa.
Menjaga Makna Spiritual Idulfitri
Meneladani cara Nabi Muhammad SAW dalam merayakan Idulfitri menjadi langkah penting untuk menjaga makna sejati hari raya.
Di tengah perubahan zaman dan tradisi yang berkembang, nilai-nilai sunnah tetap relevan untuk dihidupkan agar Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan sosial, tetapi juga momentum memperkuat iman dan meraih keberkahan.
(Tribunnews.com/Latifah/Bangkapos.com)
| Doa Mustajab Malam Jumat, Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Diyakini Membuka Pintu Rezeki |
|
|---|
| 5 Doa Pendek agar Dagangan Laris Menurut Ustaz Abdul Somad |
|
|---|
| Doa Nabi Ibrahim Lengkap Arab Latin dan Artinya, Amalkan Agar Ibadah Diterima |
|
|---|
| 8 Doa untuk Anak Agar Pintar, Saleh, dan Berbakti, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya |
|
|---|
| Doa Setelah Sholat untuk Kesabaran dan Kesehatan Lahir Batin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Khutbah-Idul-Fitri-tentang-orang-tua-terbaru-2026.jpg)