Sabtu, 25 April 2026

Doa dan Amalan

Doa Tolak Bala Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Serta Cara Berdoa yang Mustajab

Kumpulan doa tolak bala lengkap tulisan Arab, latin dan artinya sesuai ajaran Rasulullah SAW. Dilengkapi tata cara berdoa agar terhindar dari musibah

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
KompasTV
Doa Tolak Bala Lengkap Arab, Latin, dan Artinya dan Cara Berdoa yang Mustajab 
Ringkasan Berita:Simak doa tolak bala lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya yang diajarkan Rasulullah SAW.
Amalkan setiap hari agar terhindar dari musibah, bencana, dan penyakit, serta ketahui tata cara berdoa yang mustajab.

BANGKAPOS.COM--Doa menjadi bagian paling esensial dalam kehidupan seorang Muslim.

Selain sebagai bentuk ibadah, doa juga merupakan sarana untuk memohon perlindungan, harapan, serta pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, berdoa tidak hanya dilakukan saat dalam kesulitan, tetapi juga ketika dalam keadaan sehat dan lapang.

Salah satu doa yang dianjurkan untuk diamalkan adalah doa selamat dan tolak bala, yang bertujuan agar terhindar dari musibah dan bencana.

Rasulullah SAW bahkan menganjurkan umatnya untuk senantiasa berlindung kepada Allah dari berbagai keburukan, sebagaimana dalam hadis berikut:

Hadis Perlindungan dari Bala

Tulisan Arab:

تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ

Latin:

Ta’awwadzū billāhi min jahdil balā’, wa darakis syaqā’, wa sū’il qaḍā’, wa syamātatil a’dā’.

Artinya:

“Berlindunglah kalian kepada Allah dari beratnya musibah, kesengsaraan yang berkepanjangan, buruknya takdir, serta kegembiraan musuh atas penderitaan kita.” (HR. Bukhari)

Doa Tolak Bala yang Dianjurkan

Berikut doa tolak bala yang bisa kalian lantunkan:
 
"Allahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah ya faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi ya man lli ibaadihii yaghfiru wayarham. Yaa daafi’al bala’i yaa Allah wa yaa daafi’al bala’i yaa rahmaan wa yaa daafi’al balaa’i yaa rahiim. Idfa’ annal gholaa’a wal balaa’a wal wabaa’a wal fahsyaa’a wal munkarra was suyuufal mukhtalifata wasy syada ida wal mihana maa dhahara minhaa wamaa bathana min baladinaa hadzaa khash shataw wamibbul daanil muslimiina ‘ aammatan innaka’ alaama tasyaa’u qadiir."

Artinya: "Ya Allah, dengan kebenaran fatihah dan dengan rahasia yang terkandung dalam fatihah, ya Allah Tuhan Yang melapangkan kedudukan dan Yang menghilangkan kesedihan, Ya Allah Tuhan Yang Maha kasih sayang kepada hambanya, Ya Allah, Tuhan Yang menghindarkan bala, Ya Allah Tuhan Pengasih Yang menolakkan bala, Ya Allah Tuhan Yang Maha Penyayang Yang menjauhkan bala, tolakanlah dari kami malapetaka, bala, bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan yang tersembunyi, dalam negara kami khususnya dan dalam negara kaum muslimin pada umumnya, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu."

atau bisa juga dengan membaca doa berikut ini:

اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Allaahummadfa' 'annal ghalaa-a wal balaa-a wal wabaa-a wal fahsyaa-a wal munkara was suyuufal mukhtalifah wasy syadaa-ida wal mihana maa zhahara minhaa wa maa bathana min baladinaa haadzaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina 'aammatan innaka 'alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: "Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau, Ya Allah, Maha Berkuasa atas segala sesuatu."

3. Doa Perlindungan Singkat

Arab:

مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Latin:

Maa syaa-allaahu laa quwwata illa billaahi.

Artinya: "Segalanya atas kehendak Allah, tiada kekuatan selain milik Allah." (HR Ibnu Sinni dari Anas RA)

Doa Meminta Kesembuhan dari Penyakit yang Sering Dibaca Rasul

Doa juga menjadi kunci utama seorang muslim terbebas dari berbagai cobaaan, termasuk bala penyakit.

Dengan ber doa, itu berarti seseorang mengimani bahwa semua penyakit datang dari-Nya dan hanya Dia lah yang memberi kesembuhan.

Dikutip dari berbagai sumber, Nabi Muhammad SAW senantiasa menganjurkan umatnya untuk memanjatkan doa seraya berikhtiar mencari jalan kesembuhan.

Berikut doa yang diajarkan oleh para Nabi untuk diamalkan saat meminta kesembuhan dari suatu penyakit:

اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشفِ أَنتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

“Allahumma Rabban nasi, adzhibil ba’sa isyfi anta asy-syafi la syifa’a illa syifauka syifaan la yughadiru saqman.”

Artinya: Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit ini sembuhkan lah, engkau dzat Yang Maha Penyembuhan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit.

Doa kesembuhan dari bala penyakit

Selain itu, salah satu doa memohon kesembuhan dari bala penyakit adalah surat Al-Anbiya ayat 83 sebagaimana diajarkan oleh Nabi Ayub AS. Saat diuji penyakit oleh Allah SWT, Nabi Ayub senantiasa ber doa meminta kesembuhan dengan doa berikut.

رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

"Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin."

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

Selain doa di atas terdapat doa selamat dan tolak bala lainnya yakni:

Selain doa di atas terdapat doa selamat dan tolak bala lainnya yakni:

  1. Bacaan Doa Selamat dan Tolak Bala:

للهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Allahumma inna nas aluka salamatan fiddiini wa 'aafiyatan fil jasadi waziaadatan fil'ilmi wabarakatan firrizqi wataubatan qablal maut warahmatan 'indal maut wamaghfiratan ba'dal maut allahumma hawwin'alainaa fii sakaraatil maut wa najjata minanaari wal'afwa indal hisaab

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama, kesehatan badan, limpahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datangnya maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut."

2. Bacaan Doa Selamat dan Tolak Bala

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Laa illallah wakhidahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul khamdu yukhyiiy wayumiitu wahuwa'alaa kulli syai'innqodir

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah, tak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya-lah kerajaan dan bagi-Nya-lah segala pujian. DIa menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

3. Bacaan Doa Selamat dan Tolak Bala

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ.

Allahumma innii a-'uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a'daa-i.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala (bencana), hinanya kesengsaraan, keburukan qadha' (takdir), dan kegembiraan para musuh." (HR. Al-Bukhari no. 6347, 6616 dan Muslim no. 2707)

4. Bacaan Doa Selamat dan Tolak Bala

اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ

اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Allāhummaftah lanā abwābal khair, wa abwābal barakah, wa abwāban ni'mah, wa abwābar rizqi, wa abwābal quwwah, wa abwābas shihhah, wa abwābas salāmah, wa wa abwābal 'āfiyah, wa abwābal jannah.

Allāhumma 'āfinā min kulli balā'id duniyā wa 'adzābil ākhirah, washrif 'annā bi haqqil Qur'ānil 'azhīm wa nabiiyikal karīm syarrad duniyā wa 'adzābal ākhirah. Ghafarallāhu lanā wa lahum bi rahmatika yā arhamar rāhimīn. Subhāna rabbika rabbil 'izzati 'an mā yashifūn, wa salāmun 'alal mursalīn, walhamdulillāhi rabbil 'ālamīn.

Artinya: "Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur'an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai, zat yang maha pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

Demikian doa tolak bala yang bisa diamalkan agar terhindar dari segala bahaya, musibah, bencana, hingga malapetaka.

Tata Cara Berdoa Agar Dikabulkan

Agar doa lebih mustajab, umat Islam dianjurkan memperhatikan beberapa adab:

Cara Berdoa:

  • Menghadap kiblat
  • Membaca hamdalah, istighfar, dan shalawat
  • Berdoa dengan khusyuk dan suara lembut
  • Yakin doa akan dikabulkan

Waktu Mustajab:

  • Antara azan dan iqamah
  • Sepertiga malam terakhir
  • Hari Jumat
  • Saat hujan turun
  • Setelah shalat

Tempat Mustajab:

  • Masjid
  • Dekat Ka’bah
  • Arafah dan Mina
  • Bukit Safa dan Marwah

Doa selamat dan tolak bala merupakan amalan penting yang dapat diamalkan setiap hari. Selain sebagai bentuk ibadah, doa juga menjadi pelindung dari berbagai musibah, penyakit, dan kesulitan hidup.

Dengan keyakinan dan keikhlasan, setiap doa yang dipanjatkan akan menjadi penguat hati sekaligus harapan bagi setiap Muslim dalam menjalani kehidupan.(*)

(Bangkapos.com/Zulkodri)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved