Kamis, 28 Mei 2026

Doa dan Amalan

Tiga Permohonan Penting dalam Doa Pagi Nabi: Ilmu Bermanfaat, Rezeki Halal, dan Amal Diterima

Ketahui tiga permohonan penting dalam doa pagi yang diajarkan Rasulullah SAW,. Memohon ilmu bermanfaat, rezeki halal dan amal diterima

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
bangkapos.com/ Dilla C ( magang )
DOA PAGI HARI--Rasulullah SAW mengajarkan doa pagi berisi tiga permohonan penting bagi umat Islam, yaitu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan halal, serta amal yang diterima Allah SWT. Simak bacaan lengkap Arab, latin, dan artinya beserta makna mendalam di balik doa tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Rasulullah SAW mengajarkan doa pagi berisi tiga permohonan penting bagi umat Islam, yaitu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan halal, serta amal yang diterima Allah SWT. 
  • Simak bacaan lengkap Arab, latin, dan artinya beserta makna mendalam di balik doa tersebut.

 

BANGKAPOS.COM--Pagi hari menjadi salah satu waktu yang sangat istimewa dalam Islam. Selain menjadi awal dimulainya berbagai aktivitas, waktu pagi juga diyakini sebagai momen turunnya keberkahan.

Karena itu, umat Islam dianjurkan mengawali hari dengan doa dan zikir agar setiap langkah yang dijalani dipenuhi kebaikan.

Di antara amalan yang diajarkan Rasulullah SAW setelah salat Subuh adalah doa yang berisi tiga permohonan penting.

Tiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi utama kehidupan seorang muslim, mulai dari urusan ilmu, rezeki, hingga amal ibadah.

Doa tersebut berbunyi:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Latin:

Allaahumma innii as-aluka ‘ilman naafi‘aa, wa rizqan thayyibaa, wa ‘amalan mutaqabbalaa

Artinya:

"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang Engkau terima."
(HR Ibnu Majah)

Doa singkat tersebut ternyata menyimpan makna yang sangat mendalam. Ketiga permohonan di dalamnya berkaitan langsung dengan kehidupan manusia sehari-hari.

Ilmu yang Bermanfaat Jadi Bekal Kehidupan

Permohonan pertama dalam doa tersebut adalah ilmu yang bermanfaat. Dalam Islam, ilmu bukan sekadar pengetahuan, tetapi menjadi pedoman yang mengarahkan seseorang menuju jalan yang benar.

Ilmu yang baik akan membantu manusia membedakan mana yang benar dan salah, serta menjadi bekal menuju kehidupan dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Latin:

Man salaka thariiqan yaltamisu fiihi ‘ilman sahhalallaahu lahu bihi thariiqan ilal jannah

Artinya:

"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga."
(HR Muslim)

Sebaliknya, Rasulullah juga mengajarkan umatnya untuk berlindung dari ilmu yang tidak membawa manfaat.

Memohon Rezeki Halal dan Baik

Permohonan kedua adalah rezeki yang baik atau rizqan thayyiban. Islam mengajarkan bahwa rezeki tidak hanya dilihat dari jumlahnya, tetapi juga dari cara memperolehnya.

Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk mengonsumsi dan mencari rezeki yang halal serta baik.

Firman Allah SWT:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ

Latin:

Yaa ayyuhalladziina aamanuu kuluu min thayyibaati maa razaqnaakum

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kalian."
(QS Al-Baqarah: 172)

Rezeki yang halal diyakini membawa ketenangan hidup dan keberkahan, baik bagi diri sendiri maupun keluarga.

Memohon Amal yang Diterima Allah SWT

Permohonan ketiga dalam doa pagi adalah amal yang diterima Allah SWT.

Dalam Islam, amal tidak hanya dinilai dari banyaknya ibadah yang dilakukan, tetapi juga dari keikhlasan dan kesesuaiannya dengan tuntunan syariat.

Allah SWT berfirman:

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا

Latin:

Faman kaana yarjuu liqaa'a rabbihii falya'mal 'amalan shaalihan

Artinya:

"Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia beramal saleh."
(QS Al-Kahfi: 110)

Mengawali hari dengan doa tersebut tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga bentuk ikhtiar agar aktivitas yang dilakukan sepanjang hari mendapat keberkahan.

Dengan memohon ilmu yang bermanfaat, rezeki halal, dan amal yang diterima, seorang muslim diharapkan mampu menjalani hari dengan lebih tenang, produktif, dan dekat dengan Allah SWT.(*)

(Bangkapos.com/Zulkodri)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved