Kamis, 28 Mei 2026

Kunci jawaban

Soal Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 104 Kurikulum Merdeka

Belajar dari keterbatasan bukan halangan untuk sukses di masa depan. Dalam materi Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 104 Kurikulum Merdeka

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Surya/Habibur Rohman
KUNCI JAWABAN -- Belajar dari keterbatasan bukan halangan untuk sukses di masa depan. Dalam materi Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 104 Kurikulum Merdeka, para siswa diajak mengulas teks eksplanasi menyentuh hati tentang mantan tukang ojek payung yang kini menjelma menjadi wirausaha sukses. 

BANGKAPOS.COM - ​Belajar dari keterbatasan bukan halangan untuk sukses di masa depan. Dalam materi Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 104 Kurikulum Merdeka, para siswa diajak mengulas teks eksplanasi menyentuh hati tentang mantan tukang ojek payung yang kini menjelma menjadi wirausaha sukses.

Sembari mendampingi anak belajar, mari simak pembahasan lengkap dan kunci jawaban Kegiatan 1 Bab 4 "Dari Hobi Menjadi Pundi-Pundi" sebagai referensi belajar mandiri di rumah.

Pada buku pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX SMP/MTs, materi ini diulas secara mendalam pada Bab 4 yang mengusung tema "Dari Hobi Menjadi Pundi-Pundi".

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 104 Kurikulum Merdeka

Dalam Kegiatan 1 yang terdapat di halaman 104, siswa diminta untuk menganalisis dan memahami teks eksplanasi berjudul "Tukang Ojek Payung".

Melalui teks ini, siswa diajak melihat kisah inspiratif seorang wirausaha muda yang memulai perjalanannya dari kondisi keterbatasan.

Sebelum melihat paparan kunci jawaban di bawah ini, siswa diharapkan dapat membaca teks secara saksama dan menyelesaikan soal-soal tersebut secara mandiri.

Peran orangtua atau wali juga diharapkan dapat mendampingi serta memandu jalannya proses belajar anak di rumah.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 104

Berikut adalah pembahasan dan referensi jawaban untuk 10 pertanyaan pada Kegiatan 1:

1. Mengapa penulis merasa perlu menjelaskan pekerjaan ojek payung kepada pembaca?

Jawaban: Penulis bertujuan untuk mengenalkan kembali profesi tukang ojek payung. Hal ini dikarenakan tidak semua siswa atau peserta didik kelas IX, terutama generasi saat ini, familier dengan profesi tersebut.

2. Bagaimana asal mula penulis memutuskan bekerja sebagai ojek payung?

Jawaban: Penulis memutuskan mengambil pekerjaan tersebut karena keterbatasan ekonomi dan tidak adanya pilihan pekerjaan lain yang tersedia bagi anak seusianya pada saat itu.

3. Menurut kalian, di mana penulis tinggal? Di desa atau di kota? Sebutkan alasan kalian.

Jawaban: Penulis kemungkinan besar tinggal di kawasan perkotaan. Hal ini didukung oleh bukti tekstual yang menyebutkan bahwa sepulang sekolah, penulis langsung menuju ke stasiun kereta api—sebuah fasilitas transportasi publik yang lazim ditemukan di area perkotaan padat penduduk—untuk menawarkan jasa ojek payung.

4. Teks di atas tidak menyebutkan usia penulis saat ini. Coba perkirakan berapa usianya sekarang dan apa alasan kalian.

Jawaban: Diperkirakan usia penulis saat ini berada di kisaran 18 hingga 19 tahun. Analisisnya didasarkan pada linimasa cerita: saat menjadi ojek payung penulis berada di bangku SMP kelas IX (usia sekitar 13–14 tahun), kemudian ia menyelesaikan pendidikan SMA selama 3 tahun, dan sekitar 2 hingga 3 tahun setelah lulus SMA, ia mulai meraih kesuksesan sebagai wirausaha muda.

5. Dalam teks tidak disebutkan informasi tentang orang tua penulis. Seandainya kalian hendak menambahkannya, pada bagian manakah informasi tentang orang tua penulis diletakkan?

Jawaban: Informasi tersebut paling tepat diletakkan pada bagian tengah teks, sebagai penguat latar belakang ekonomi tokoh. Tepatnya disisipkan setelah kalimat: "Saya tidak tega minta uang lebih kepada ayah saya yang bekerja dari pagi hingga malam demi keluarga kami bisa makan."

6. Menurut kalian, apa tujuan penulis membagikan kisah masa lalunya kepada pembaca?

Jawaban: Tujuan utamanya adalah untuk memberikan motivasi dan nilai moral kepada pembaca, khususnya generasi muda, agar memiliki mental yang tangguh, tangkas, dan tidak mudah mengeluh dalam menghadapi tantangan hidup.

7. Apakah bacaan ini berhasil memberikan pesan bahwa penulis adalah orang yang mandiri? Informasi apa yang mendukung pernyataan tersebut?

Jawaban: Ya, pesan kemandirian tersebut tersampaikan dengan baik. Informasi pendukungnya terlihat dari inisiatif penulis mencari penghasilan sendiri untuk membiayai kebutuhan sekolah tanpa membebani orangtua, serta upayanya mengembangkan hobi memelihara ayam secara produktif.

8. Apakah menurut kalian judul teks ini sudah menarik minat pembaca? Jika sudah, sebutkan alasannya. Jika belum, berikan saran kalian.

Jawaban: Sudah cukup menarik. Penggunaan judul yang sederhana dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari membuat pembaca lebih mudah merasa terhubung (relatable) dengan isi cerita serta pesan yang ingin disampaikan.

9. Sekarang penulis telah menjadi pengusaha sukses berkat hobinya. Jelaskan proses yang dia lalui.

Jawaban: Proses tersebut dimulai secara bertahap:

Penulis membeli dua ekor ayam kampung untuk dipelihara.

Ia memanfaatkan sisa makanan dari warung di pasar sekitar untuk menekan biaya pakan.

Penulis merawat anak-anak ayam tersebut dengan telaten hingga tumbuh besar dan layak jual.

Hasil penjualan ayam kemudian diputar kembali sebagai modal untuk membeli anak ayam dalam jumlah yang lebih banyak.

Melalui konsistensi tersebut, kini penulis berhasil mengelola lima kandang besar yang memasok kebutuhan ayam kampung ke puluhan rumah makan.

10. Setelah membaca teks “Tukang Ojek Payung”, simpulkan kriteria menjadi wirausaha yang sukses.

Jawaban: Kriteria utama untuk mencapai kesuksesan dalam berwirausaha berdasarkan teks tersebut adalah memiliki sikap pantang menyerah, kemandirian yang kuat, ketekunan, ketelitian (telaten), serta kesiapan untuk bekerja keras tanpa rasa gengsi atau malu.

Disclamer: Pembahasan kunci jawaban ini disajikan sebagai materi referensi dan pembanding bagi orangtua dalam mengoreksi hasil belajar anak. Beberapa pertanyaan di atas bersifat terbuka, sehingga argumen atau redaksi jawaban siswa dapat bervariasi sepanjang masih relevan dengan konteks teks bacaan

Sumber: Tribun sulbar/Tribunnews

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved